Harga Minyak Stabil Terpengaruh Rencana OPEC dan Rusia

Senin, 15 Mei 2017 - 09:42 WIB
Harga Minyak Stabil...
Harga Minyak Stabil Terpengaruh Rencana OPEC dan Rusia
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia pada perdagangan hari ini stabil didukung oleh ekspektasi bahwa OPEC dan Rusia telah sepakat untuk memperpanjang pemotongan produksi pada paruh pertama tahun ini.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (15/5/2017), kenaikan lain dalam aktivitas pengeboran AS membebani pasar. Harga minyak mentah brent, patokan internasional untuk harga minyak, berada di level USD50,86 per barel pada pukul 01.25 GMT, sedikit berubah dari penutupan terakhir mereka di level USD50,84 per barel.

Sementara, harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) berada di level USD47,88 per barel, juga sedikit berubah dari penyelesaian terakhir di posisi USD47,84 per barel.

Analis mengatakan bahwa pasar didukung oleh sebuah harapan bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lainnya termasuk Rusia telah sepakat untuk memperpanjang kesepakatan untuk memangkas produksi hampir 1,8 juta barel per hari (bpd) melampaui periode awal paruh pertama tahun ini.

"Berita bahwa OPEC telah sepakat untuk menggulirkan kesepakatan pemotongan produksi harus memberikan beberapa dukungan terhadap harga minyak pekan ini," kata bank ANZ.

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih dan mitranya dari Rusia Alexander Novak dijadwalkan bertemu di Beijing pada hari ini untuk membahas kebijakan produksi minyak. Rusia merupakan produsen minyak terbesar di dunia, sementara Arab Saudi adalah eksportir terbesar.

Bersama-sama, mereka mengendalikan sekitar 20 juta bpd dalam jumlah produksi harian, setara dengan seperlima konsumsi global setiap hari. Namun, kenaikan yang tiada henti dalam aktivitas pengeboran AS merongrong upaya OPEC dan Rusia untuk menopang pasar.

Perusahaan energi AS telah menambahkan rig minyak untuk pekan ke-17 berturut-turut, memperpanjang pemulihan pengeboran 12 bulan yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi minyak mentah di Amerika Serikat ke rekor tertinggi tahun depan.

Produksi AS saat ini mencapai 9,3 juta bpd, naik lebih dari 10% sejak pertengahan 2016. Drillers menambahkan sembilan rig minyak dalam sampai 12 Mei, sehingga jumlah total menjadi 712, yang paling banyak sejak April 2015, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes pada Jumat kemarin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
20 menit yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
29 menit yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
34 menit yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
1 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved