Harga Gabah Ambles Sentuh Rp5.300, Swasembada Terancam Gagal
Jum'at, 10 Januari 2025 - 08:38 WIB
loading...
Anjloknya harga gabah membuat para petani di Kabupaten Banyuasin menghadapi tekanan berat. Harga gabah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) anjlok hingga Rp5.300 per kilogram. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Anjloknya harga gabah membuat para petani di Kabupaten Banyuasin menghadapi tekanan berat. Harga gabah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) anjlok hingga Rp5.300 per kilogram.
Angka ini jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp6.500 per kilogram. Merosotnya harga gabah yang berkepanjangan bisa mengancam program percepatan swasembada pangan .
Baca Juga: Harga Gabah Naik Jadi Rp6.500 per Kg, Mentan Amran Optimistis Petani Sejahtera
Di Kabupaten Banyuasin, harga gabah jatuh di kisaran Rp5.300 hingga Rp5.800 per kilogram. Di Kecamatan Muara Padang, Muara Sugihan, dan Air Saleh yang sedang memasuki masa panen, harga gabah hanya mencapai Rp5.300 per kilogram. Sementara itu, di Kecamatan Tanjung Lago, harga sedikit lebih tinggi, yakni Rp5.800 per kilogram.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Banyuasin, Sarip mengungkapkan, bahwa peran Bulog dalam menyerap gabah petani masih belum maksimal. Hal ini menjadi salah satu penyebab harga gabah terus menurun.
“Sampai saat ini, serapan Bulog belum maksimal dan belum mengacu pada HPP yang sudah diterapkan,” ujar Sarip pada Jumat (10/1/2025).
Sarip juga mengingatkan bahwa situasi ini dapat memburuk ketika panen raya besar berlangsung pada Februari mendatang.
Angka ini jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp6.500 per kilogram. Merosotnya harga gabah yang berkepanjangan bisa mengancam program percepatan swasembada pangan .
Baca Juga: Harga Gabah Naik Jadi Rp6.500 per Kg, Mentan Amran Optimistis Petani Sejahtera
Di Kabupaten Banyuasin, harga gabah jatuh di kisaran Rp5.300 hingga Rp5.800 per kilogram. Di Kecamatan Muara Padang, Muara Sugihan, dan Air Saleh yang sedang memasuki masa panen, harga gabah hanya mencapai Rp5.300 per kilogram. Sementara itu, di Kecamatan Tanjung Lago, harga sedikit lebih tinggi, yakni Rp5.800 per kilogram.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Banyuasin, Sarip mengungkapkan, bahwa peran Bulog dalam menyerap gabah petani masih belum maksimal. Hal ini menjadi salah satu penyebab harga gabah terus menurun.
“Sampai saat ini, serapan Bulog belum maksimal dan belum mengacu pada HPP yang sudah diterapkan,” ujar Sarip pada Jumat (10/1/2025).
Sarip juga mengingatkan bahwa situasi ini dapat memburuk ketika panen raya besar berlangsung pada Februari mendatang.
Lihat Juga :