HET Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Pangandaran Rp16.900

Rabu, 17 Mei 2017 - 23:41 WIB
HET Tabung Gas Elpiji...
HET Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Pangandaran Rp16.900
A A A
PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram di harga Rp16.900.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida mengatakan, penetapan tersebut telah disosialisasikan bersama pemilik pangkalan gas elpiji, pengurus Hiswana Migas serta 10 camat.

"Petetapan HET elpiji ini akan dilaporkan ke bupati untuk dibuatkan surat edaran melalui Bagian Hukum Setda," kata Tedi, Rabu (17/5/2017).

Sebelumnya di Pangandaran belum ada payung hukum untuk harga gas elpiji, sehingga beberapa pangkalan sering memainkan harga.

"Dengan adanya regulasi ini semoga ada batasan kepada agen dan pangkalan serta pengecer termasuk konsumen menjadi harga yang jelas," tambahnya.

Tedi menegaskan, ke depan setiap pangkalan gas elpiji wajib menampilkan papan informasi yang mencantumkan nama dan alamat termasuk harga eceran.

"Langkah tersebut sebagai upaya agar harga elpiji di masyarakat transparan dan pihak agen juga pangkalan bertanggung jawab terhadap harga yang ditetapkan," papar Tedi.

Tedi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pantauan harga gas elpiji di lapangan dan memberikan sanksi terhadap pihak yang melanggar.

Pengurus Hiswana Migas Priangan Timur wilayah Kabupaten Pangandaran Agus Koswara menyampaikan, hasil musyawarah telah ditetapkan harga berdasarkan radius.

"Untuk HET gas elpiji 3 kilogram penyalur atau pangkalan yang berada di wilayah radius 0-60 kilometer Rp16.900, sedangkan untuk radius jarak 60 kilometer ke atas Rp17.400," kata Agus.

Sedangkan untuk harga di pengecer untuk gas elpiji 3 kilogram bisa menjual Rp20.000. "Saat ini jumlah agen se-Kabupaten Pangandaran ada 9 agen, sementara untuk pangkalannya ada 93," tambahnya.

Dari 93 pangkalan gas elpiji tersebut, keberadaannya belum merata di seluruh desa, pasalnya dari satu desa ada terdapat dua pangkalan atau lebih.

"Kedepan kami dari Hiswana Migas akan berupaya untuk menempatkan pangkalan di setiap desa yang ada di Kabupaten Pangandaran secara merata," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
4 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
5 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
6 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved