Harga Minyak Dunia Naik Seiring Harapan OPEC Lanjut Potong Produksi

Jum'at, 19 Mei 2017 - 09:06 WIB
Harga Minyak Dunia Naik...
Harga Minyak Dunia Naik Seiring Harapan OPEC Lanjut Potong Produksi
A A A
NEW YORK - Harga minyak mentah berjangka tercatat mengalami peningkatan pada awal perdagangan akhir pekan, seiring tumbuhnya optimisme bahwa Negara-negara Penghasil Minyak besar akan memperpanjang kebijakan pengurangan produksi. Upaya mengekang banjir pasokan dengan harapan menopang harga terus dilakukan.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/5/2017) harga minyak mentah berjangka Brent meningkat 12 sen di level USD52,63 per barel pada pukul 00.06 GMT, setelah kemarin berakhir dengan tambahan setengah persen. Kontrak berada dalam jalur positif dengan peningkatan 3,5% pekan ini, untuk mencetak dua pekan keuntungan.

Hal yang sama juga terjadi pada minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang menguat 14 sen menjadi USD49,49 per barel, ketika pada sesi sebelumnya menyentuh level USD49.35 per barel untuk mendekati level tertinggi sejak 26 April. Kontral menuju peningkatan mingguan mencapai sebesar 3,4%.

Harga minyak dunia telah terperangkap dalam pergerakan yang ketat dalam beberapa pekan terakhir, ketika peningkatan produksi AS mulai terhapus karena efek pemotongan produksi oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) dan negara-negara lain, termasuk Rusia.

Meski begitu pengamat sangat yakin pasar minyak akan tumbuh positif saat OPEC, Rusia dan produsen besar lainnya akan memperpanjang pemangkasan produksi minyak dalam upaya mengendalikan pasokan. Seperti diketahui OPEC bersama negara lain telah mengurangi 1,8 juta barel per hari (bpd) di awal tahun ini dan akan lanjut sampai akhir Maret 2018.

AS menjadi produsen minyak yang tidak berpihak pada perjanjian apapun terkait pembatasan produksi. Pada 25 Mei, mendatang pemimpin dari OPEC dan negara-negara penghasil minyak lain berencana menggelar pertemuan di Wina untuk menentukan kebijakan output selanjutnya. Rosneft, perusahaan produsen minyak terbesar di Rusia akan memenuhi perjanjian dengan pengurangan output minyak, seperti disampaikan eksekutif kepala perusahaan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
8 menit yang lalu
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
1 jam yang lalu
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
2 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
2 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
2 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved