IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Cermati 12 Saham Ini
Senin, 22 Mei 2017 - 08:35 WIB
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Cermati 12 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak menguat terbatas dengan range pada kisaran 5.700-5.830.
Dia menerangkan, IHSG mengalami penguatan signifikan terbesar pada tahun ini dengan kembali break out rekor tertinggi pascarebound dari support MA50.
"Penguatan yang cenderung signifikan ini memberikan momentum cukup tinggi dengan probabilitas koreksi yang meningkat. Indikator stochastic golden-cross dibarengi break out-nya level resistance upper bollinger bands," ujarnya di Jakarta, Senin (22/5/2017).
Sementara, IHSG pada akhir pekan kemarin melompat ke level tertinggi tahun ini dengan naik 146,43 poin sebesar 2,6% setelah S&P meng-upgrade rating investasi Indonesia dari BB+ menjadi BBB-. Moody dan Fitch Rating mendapat outlook positif dari penilaian utang Indonesia menjadi salah satu pertimbangan S&P.
Investment grade ini dinilai dapat menjadi pemacu daya tarik asset Indonesia disaat investor konservatif kepada ekuitas Jepang. Meskipun demikian komposisi aksi beli cenderung lebih banyak dari investor domestik terlihat catatan net sell asing Rp101,13 miliar pada perdagangan hari ini.
"Sehingga, selama seminggu total capital inflow yang terjadi pada minggu ini sebesar Rp332,5 miliar," ujar Lanjar.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu diperhatikan, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Indika Energy Tbk (INDY).
Selain itu, perlu juga untuk mencermati saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).
Dia menerangkan, IHSG mengalami penguatan signifikan terbesar pada tahun ini dengan kembali break out rekor tertinggi pascarebound dari support MA50.
"Penguatan yang cenderung signifikan ini memberikan momentum cukup tinggi dengan probabilitas koreksi yang meningkat. Indikator stochastic golden-cross dibarengi break out-nya level resistance upper bollinger bands," ujarnya di Jakarta, Senin (22/5/2017).
Sementara, IHSG pada akhir pekan kemarin melompat ke level tertinggi tahun ini dengan naik 146,43 poin sebesar 2,6% setelah S&P meng-upgrade rating investasi Indonesia dari BB+ menjadi BBB-. Moody dan Fitch Rating mendapat outlook positif dari penilaian utang Indonesia menjadi salah satu pertimbangan S&P.
Investment grade ini dinilai dapat menjadi pemacu daya tarik asset Indonesia disaat investor konservatif kepada ekuitas Jepang. Meskipun demikian komposisi aksi beli cenderung lebih banyak dari investor domestik terlihat catatan net sell asing Rp101,13 miliar pada perdagangan hari ini.
"Sehingga, selama seminggu total capital inflow yang terjadi pada minggu ini sebesar Rp332,5 miliar," ujar Lanjar.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu diperhatikan, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Indika Energy Tbk (INDY).
Selain itu, perlu juga untuk mencermati saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).
(izz)
Lihat Juga :