IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Perhatikan 5 Saham Ini
Selasa, 23 Mei 2017 - 08:06 WIB
IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Perhatikan 5 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan kembali bergerak tertekan melakukan pengujian support MA7 dengan range 5.687-5.792.
Lanjar mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola 2 days reversal pattern setelah menyentuh level 161,8% fibonacci dari wave koreksi sebelumnya. Pola pergerakan IHSG pun seakan pulled back upper bollinger bands dengan pola bearish jangka menengah yang masih menghantui.
"Indikator stochastic bullish movement mendekati overbought pasca golden-cross pekan lalu sedangkan Indikator RSI reversal setelah berhasil mencapai overbought dengan indikasi harga yang cukup tinggi untuk IHSG saat ini," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/5/2017).
Sementara, IHSG kemarin terpukul turun pada sesi kedua hingga ditutup minus 42,44 poin sebesar 0,73% di level 5.749,45 dengan indeks sektor konsumer yang memimpin pelemahan dengan turun 2,51% disusul indeks pertambangan minus 1,17% sedangkan indeks properti yang menahan dengan menguat 1,13%.
"Dibuka gap up pasca penguatan signifikan pada pekan lalu akibat masuknya Indonesia pada kategori Investment Grade membuat pergerakan IHSG jenuh dan dihantui aksi profit taking investor domestik disesi kedua. Terlihat investor domestik melakukan penjualan dengan catat net buy investor asing sebesar Rp671,92 miliar," tutur dia.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu untuk dicermati yaitu PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA).
Lanjar mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola 2 days reversal pattern setelah menyentuh level 161,8% fibonacci dari wave koreksi sebelumnya. Pola pergerakan IHSG pun seakan pulled back upper bollinger bands dengan pola bearish jangka menengah yang masih menghantui.
"Indikator stochastic bullish movement mendekati overbought pasca golden-cross pekan lalu sedangkan Indikator RSI reversal setelah berhasil mencapai overbought dengan indikasi harga yang cukup tinggi untuk IHSG saat ini," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/5/2017).
Sementara, IHSG kemarin terpukul turun pada sesi kedua hingga ditutup minus 42,44 poin sebesar 0,73% di level 5.749,45 dengan indeks sektor konsumer yang memimpin pelemahan dengan turun 2,51% disusul indeks pertambangan minus 1,17% sedangkan indeks properti yang menahan dengan menguat 1,13%.
"Dibuka gap up pasca penguatan signifikan pada pekan lalu akibat masuknya Indonesia pada kategori Investment Grade membuat pergerakan IHSG jenuh dan dihantui aksi profit taking investor domestik disesi kedua. Terlihat investor domestik melakukan penjualan dengan catat net buy investor asing sebesar Rp671,92 miliar," tutur dia.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu untuk dicermati yaitu PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA).
(izz)
Lihat Juga :