Ketum HKTI Kerja Maraton Tingkatkan Perekonomian Petani
Rabu, 24 Mei 2017 - 17:45 WIB
Ketum HKTI Kerja Maraton Tingkatkan Perekonomian Petani
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko melakukan kerja maraton untuk mengangkat perekonomian petani. Terbaru, Moeldoko mengunjungi Sragen, Jawa Tengah untuk menandatangani nota kesepahaman antara M-Tani Group dengan pemerintah Kabupaten Sragen tentang pengembangan dan kemitraan pemasaran padi organik, Rabu (25/5/2017).
M-Tani Group merupakan kelompok usaha yang didirikan Moeldoko untuk mewujudkan mimpi masyarakat mendapatkan beras dengan mudah, murah dan melimpah (3M).
Pada kesempatan itu, Moeldoko juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan padi terpadu di Desa Banaran, Kecamatan Sambung Macan. Sebelumnya, dia mengunjungi para petani di Jawa Timur, Jawa Barat dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Visinya adalah kedaulatan pangan serta menancapkan kembali produksi beras organik di Indonesia. Untuk mewujudkan visi tersebut kami akan terus menjalankan upaya, baik yang bersifat bisnis melalui beberapa usaha kami maupun nirlaba melalui M-Foundation,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/5/2017).
Dia menambahkan, beberapa kegiatan yang dilaksanakan lainnya, yakni produksi benih unggul, penelitian dan produksi pupuk organik serta pembangunan pabrik pengolahan padi terpadu.
Menurut pemilik bintang Adhi Makayasa pada 1981 itu, pihaknya dan Pemkab Sragen memiliki visi yang sama mengembangkan pertanian padi organik. Semua itu berawal dari audiensi M-Tani Group dengan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada Januari 2017.
“Setelah melalui proses selama empat bulan, alhamdullilah hari ini semuanya terkristalisasi dalam dua acara pokok yang telah kami sebutkan sebelumnya,” ujar Moeldoko.
Dia berharap, sepuluh bulan ke depan semuanya bisa kembali ke tempat ini dengan acara yang lebih meriah. Yakni, peresmian beroperasinya pabrik pengolahan padi terpadu.
“Untuk itu, sebagaimana sejak awal sampai hari ini, kami mohon dukungan semua pemangku kepentingan demi terwujudnya harapan kami dan harapan kita semua,” tandas Moeldoko.
M-Tani Group merupakan kelompok usaha yang didirikan Moeldoko untuk mewujudkan mimpi masyarakat mendapatkan beras dengan mudah, murah dan melimpah (3M).
Pada kesempatan itu, Moeldoko juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan padi terpadu di Desa Banaran, Kecamatan Sambung Macan. Sebelumnya, dia mengunjungi para petani di Jawa Timur, Jawa Barat dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Visinya adalah kedaulatan pangan serta menancapkan kembali produksi beras organik di Indonesia. Untuk mewujudkan visi tersebut kami akan terus menjalankan upaya, baik yang bersifat bisnis melalui beberapa usaha kami maupun nirlaba melalui M-Foundation,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/5/2017).
Dia menambahkan, beberapa kegiatan yang dilaksanakan lainnya, yakni produksi benih unggul, penelitian dan produksi pupuk organik serta pembangunan pabrik pengolahan padi terpadu.
Menurut pemilik bintang Adhi Makayasa pada 1981 itu, pihaknya dan Pemkab Sragen memiliki visi yang sama mengembangkan pertanian padi organik. Semua itu berawal dari audiensi M-Tani Group dengan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada Januari 2017.
“Setelah melalui proses selama empat bulan, alhamdullilah hari ini semuanya terkristalisasi dalam dua acara pokok yang telah kami sebutkan sebelumnya,” ujar Moeldoko.
Dia berharap, sepuluh bulan ke depan semuanya bisa kembali ke tempat ini dengan acara yang lebih meriah. Yakni, peresmian beroperasinya pabrik pengolahan padi terpadu.
“Untuk itu, sebagaimana sejak awal sampai hari ini, kami mohon dukungan semua pemangku kepentingan demi terwujudnya harapan kami dan harapan kita semua,” tandas Moeldoko.
(dmd)
Lihat Juga :