Gerakan Penciptaan 10 Juta Petani Digital Dideklarasikan
Senin, 11 September 2023 - 21:55 WIB
loading...
Ketum HKTI Moeldoko menerima pengurus Gerakan Maju Tani. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Gerakan Maju Tani mendeklarasikan manifesto perjuangan pada Senin (11/9/2023) di depan Kepala Staf Kepresidenan yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko . Deklarasi dilakukan di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta.
Baca juga: Indonesia Undang China dan Korea untuk Berinvestasi di Sektor Pertanian
Gerakan Maju Tani bertekad memajukan sektor pertanian dengan teknologi dan inovasi, memberdayakan generasi muda di dunia pertanian, melestarikan pertanian yang berkelanjutan, mengatasi krisis pangan dunia dan keamanan pangan dalam negeri serta mencanangkan Hari Maju Tani pada 8 Oktober 2023 sebagai Hari Kebangkitan dan Transformasi Petani Muda Indonesia.
Salah satu inisiator Gerakan Maju Tani Indonesia, Erwin Gunawan mengungkapkan, tujuan utama dari Gerakan ini adalah mencetak 10 juta petani digital sebelum akhir 2024. Menurut Erwin, gerakan ini berawal dari kekhawatiran pihaknya terkait krisis pangan yang terjadi di banyak negara termasuk Indonesia.
"Saat ini, Indonesia sudah menjadi negara importir bahan pangan. Belum lagi jumlah petani yang semakin berkurang. Karena itu, kami ingin berupaya agar anak muda tertarik untuk menjadi petani. Masalah krisis pangan dan terus menurunnya jumlah petani bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Erwin dalam acara konferensi pers Gerakan Maju Tani di kantor staf kepresidenan, dikutip Senin (11/9/2023).
Baca juga: Indonesia Undang China dan Korea untuk Berinvestasi di Sektor Pertanian
Gerakan Maju Tani bertekad memajukan sektor pertanian dengan teknologi dan inovasi, memberdayakan generasi muda di dunia pertanian, melestarikan pertanian yang berkelanjutan, mengatasi krisis pangan dunia dan keamanan pangan dalam negeri serta mencanangkan Hari Maju Tani pada 8 Oktober 2023 sebagai Hari Kebangkitan dan Transformasi Petani Muda Indonesia.
Salah satu inisiator Gerakan Maju Tani Indonesia, Erwin Gunawan mengungkapkan, tujuan utama dari Gerakan ini adalah mencetak 10 juta petani digital sebelum akhir 2024. Menurut Erwin, gerakan ini berawal dari kekhawatiran pihaknya terkait krisis pangan yang terjadi di banyak negara termasuk Indonesia.
"Saat ini, Indonesia sudah menjadi negara importir bahan pangan. Belum lagi jumlah petani yang semakin berkurang. Karena itu, kami ingin berupaya agar anak muda tertarik untuk menjadi petani. Masalah krisis pangan dan terus menurunnya jumlah petani bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Erwin dalam acara konferensi pers Gerakan Maju Tani di kantor staf kepresidenan, dikutip Senin (11/9/2023).
Lihat Juga :