Rizal Ramli Heran Sri Mulyani dan Darmin Jadi Pansel OJK
Rabu, 31 Mei 2017 - 18:23 WIB
Rizal Ramli Heran Sri Mulyani dan Darmin Jadi Pansel OJK
A
A
A
JAKARTA - Pakar Ekonomi Rizal Ramli mengaku heran dengan ditunjuknya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menjadi tim Panitia Seleksi (Pansel) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pasalnya, dalam proses pemilihan sebelumnya, tim tidak pernah diisi oleh menteri.
Menurutnya, Tim Pansel OJK yang lalu berasal dari lembaga di luar pemerintahan. Hal ini bertujuan agar proses pemilihan dan evaluasi calon anggota Dewan Komisioner OJK berjalan secara independen. (Baca: DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Seleksi Dewan Komisioner OJK ).
"Dari dulu dalam pemilihan dewan komisioner OJK panselnya tidak pernah menteri, tapi yang independen. Itu agar bisa evaluasi. Jadi ini agak ghaib ya, kok panselnya menteri-menteri," katanya saat dimintai pandangan oleh Komisi XI DPR RI mengenai hasil seleksi Calon Anggota Dewan Komisioner OJK di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Mantan Menko bidang Kemaritiman ini juga mempertanyakan 14 nama yang lolos seleksi dan akan dilakukan fit and proper test DPR. Sebab, dari 14 calon tersebut mayoritas berasal dari kalangan birokrat di Kementerian Keuangan ataupun Bank Indonesia (BI).
"Saya barusan lihat nama calon OJK ini isinya birokrat semua. Mohon maaf birokrat itu jarang yang menjadi agen pembangunan," ujar dia.
Sekadar informasi, Tim Panitia Seleksi Dewan Komisioner OJK terdiri dari sembilan orang. Dua di antaranya berasal dari pemerintah yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Selain itu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo juga masuk dalam daftar pansel OJK.
Menurutnya, Tim Pansel OJK yang lalu berasal dari lembaga di luar pemerintahan. Hal ini bertujuan agar proses pemilihan dan evaluasi calon anggota Dewan Komisioner OJK berjalan secara independen. (Baca: DPR Gelar Rapat Tertutup Bahas Seleksi Dewan Komisioner OJK ).
"Dari dulu dalam pemilihan dewan komisioner OJK panselnya tidak pernah menteri, tapi yang independen. Itu agar bisa evaluasi. Jadi ini agak ghaib ya, kok panselnya menteri-menteri," katanya saat dimintai pandangan oleh Komisi XI DPR RI mengenai hasil seleksi Calon Anggota Dewan Komisioner OJK di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (31/5/2017).
Mantan Menko bidang Kemaritiman ini juga mempertanyakan 14 nama yang lolos seleksi dan akan dilakukan fit and proper test DPR. Sebab, dari 14 calon tersebut mayoritas berasal dari kalangan birokrat di Kementerian Keuangan ataupun Bank Indonesia (BI).
"Saya barusan lihat nama calon OJK ini isinya birokrat semua. Mohon maaf birokrat itu jarang yang menjadi agen pembangunan," ujar dia.
Sekadar informasi, Tim Panitia Seleksi Dewan Komisioner OJK terdiri dari sembilan orang. Dua di antaranya berasal dari pemerintah yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Selain itu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo juga masuk dalam daftar pansel OJK.
(izz)
Lihat Juga :