Operasi Pasar Bawang Putih Diserbu Warga

Selasa, 06 Juni 2017 - 19:08 WIB
Operasi Pasar Bawang...
Operasi Pasar Bawang Putih Diserbu Warga
A A A
SOLO - Pemerintah menggelar operasi pasar (OP) guna mengatasi kenaikan harga bawang putih di Kota Solo. Sebanyak 58 ton bawang putih jenis sinco digelontorkan melalui OP yang berlangsung di Pasar Legi dan Pasar Gede.

OP bawang putih jenis sinco disambut antusias para pembeli karena bawang putih impor dari China tersebut hanya Rp25.000/kg. Atau lebih murah dibanding dengan jenis kating yang mencapai Rp40.000/kg.

“Biasanya saya hanya beli Rp5 ribu untuk dipakai memasak setiap hari. Namun karena lebih murah saya beli satu kilogram,” ucap Hadi Subroto, warga Kelurahan Mojosongo, Jebres saat usai membeli bawang putih dari OP di Pasar Gede, Selasa (6/6/2017).

Meski lebih murah, namun pembeli menilai kualitasnya masih kalah dengan bawang putih jenis kating. “Kalau untuk bumbu masakan lebih bagus yang kering karena satu biji cukup. Yang ini lebih basah (bawang sinco), sehingga butuh dua biji,” timpal Ny Paryanto, pembeli lainnya.

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Kementrian Perdagangan (Kemendag) Eva Yuliana mengatakan, pemerintah menggelar operasi pasar bawang putih, lantaran harga di pasaran masih relatif tinggi.

“OP yang digelar di Solo dilakukan di Pasar Legi dan Pasar Gede karena pedagang eceran biasanya membeli di kedua pasar,” tandas Eva Yuliana.

Hasil OP di kedua pasar akan dievaluasi apakah hasilnya sudah merata. Jika belum berdampak terhadap penurunan harga, dia menerangkan OP akan terus dilakukan di sejumlah pasar di Solo dan kabupaten lain di sekitarnya. Mengenai harga bawang putih jenis kating lebih mahal, hal itu disebabkan karena periode panennya lebih lambat dibanding bawang sinco.

Dia menjamin rasa bawang jenis sinco dan kating tak jauh berbeda. Mengenai bawang OP kondisinya basah, hal itu disebabkan karena pendingin saat dalam kontainer. Jika tidak diberi pendingin, bawang impor dari negeri tirai bambu tersebut akan cepat busuk karena lembab. Selain masyarakat umum, pedagang eceran juga diperkenankan membeli dalam jumlah banyak atau karungan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Bawang Merah Tembus...
Harga Bawang Merah Tembus Rp60.000/Kg
Yuk Intip Kesibukan...
Yuk Intip Kesibukan Petani Bawang Merah di Brebes Jawa Tengah
Awal Puasa Harga Bawang...
Awal Puasa Harga Bawang Putih Naik, Pengamat: Masalah yang Terus Berulang
Harga Bawang Putih Meroket,...
Harga Bawang Putih Meroket, Permainan Kuota Impor Masih Berjalan?
Harga Bawang Merah di...
Harga Bawang Merah di Kendari Tembus Rp75 Ribu/Kg
Jelang Idul Adha, Harga...
Jelang Idul Adha, Harga Bawang Merah Melonjak di Sejumlah Daerah
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
22 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
51 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved