Strategi Investasi Penting Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
Jum'at, 18 April 2025 - 20:34 WIB
loading...
CEO Sucor AM, Jemmy Paul Wawointana, dalam acara The Sucor Stage bertajuk Market Outlook 2025: Navigating Investments in New Regime. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketidakpastian ekonomi global akibat perang tarif, kebijakan suku bunga The Fed, ketegangan geopolitik serta pergeseran tren investasi global semakin membentuk lanskap ekonomi domestik yang kompleks. Sehingga strategi investasi penting dalam memberikan perspektif yang komprehensif dan kredibel kepada para investor.
"Kita semua sedang berada di fase penting, di mana transisi nasional dan dinamika global akan membentuk arah baru bagi performa dan pasar keuangan di Indonesia," ujar CEO Sucor AM, Jemmy Paul Wawointana, dalam acara The Sucor Stage bertajuk "Market Outlook 2025: Navigating Investments in New Regime" dikutip, Jumat (18/4/2025).
Baca Juga: Gandeng Perbankan, Sucor AM Perluas Jaringan Distribusi
Menurut dia perubahan tarif dari Amerika Serikat (AS), suku bunga global, hingga ketegangan geopolitik menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi ke depan.
"Di tengah berbagai ketidakpastian ini, kami percaya bahwa investor membutuhkan arahan yang relevan, pandangan objektif, dan strategi yang dapat diandalkan," ujarnya:
Pada kesempatan tersebut, Kepala Riset Pendapatan Tetap Mandiri Sekuritas, Handy Yunianto merekomendasikan instrumen obligasi meskipun suku bunga global masih fluktuatif. Adapun kepemilikan asing pada obligasi saat ini hanya sekitar 14% sehingga guncangan global yang signifikan tidak terlalu berdampak besar pada pasar obligasi karena tekanan jual dari asing lebih terbatas.
"Sebab itu kami cukup positif terhadap kondisi pasar obligasi saat ini. Sejujurnya, pasar ini masih menjadi pilihan investasi yang menarik," ujar dia.
"Kita semua sedang berada di fase penting, di mana transisi nasional dan dinamika global akan membentuk arah baru bagi performa dan pasar keuangan di Indonesia," ujar CEO Sucor AM, Jemmy Paul Wawointana, dalam acara The Sucor Stage bertajuk "Market Outlook 2025: Navigating Investments in New Regime" dikutip, Jumat (18/4/2025).
Baca Juga: Gandeng Perbankan, Sucor AM Perluas Jaringan Distribusi
Menurut dia perubahan tarif dari Amerika Serikat (AS), suku bunga global, hingga ketegangan geopolitik menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi ke depan.
"Di tengah berbagai ketidakpastian ini, kami percaya bahwa investor membutuhkan arahan yang relevan, pandangan objektif, dan strategi yang dapat diandalkan," ujarnya:
Pada kesempatan tersebut, Kepala Riset Pendapatan Tetap Mandiri Sekuritas, Handy Yunianto merekomendasikan instrumen obligasi meskipun suku bunga global masih fluktuatif. Adapun kepemilikan asing pada obligasi saat ini hanya sekitar 14% sehingga guncangan global yang signifikan tidak terlalu berdampak besar pada pasar obligasi karena tekanan jual dari asing lebih terbatas.
"Sebab itu kami cukup positif terhadap kondisi pasar obligasi saat ini. Sejujurnya, pasar ini masih menjadi pilihan investasi yang menarik," ujar dia.
Lihat Juga :