Arab Saudi Resmi Cabut Lisensi Qatar Airways

Rabu, 07 Juni 2017 - 16:53 WIB
Arab Saudi Resmi Cabut...
Arab Saudi Resmi Cabut Lisensi Qatar Airways
A A A
RIYADH - Otoritas penerbangan Arab Saudi secara resmi telah mencabut lisensi maskapai Qatar Airways untuk mendarat dan terbang di Saudi. Selain itu otoritas penerbangan umum Saudi juga memerintahkan kantor Qatar Airways untuk ditutup dalam waktu 48 jam.

Dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC, otoritas juga menerangkan bahwa lisensi yang diberikan kepada karyawan Qatar Airways juga ditarik. Usai memutus hubungan diplomatik, Arab Saudi juga menangguhkan penerbangan dari dan ke Qatar berlaku sejak awal pekan kemarin.

(Baca Juga: Arab Saudi Cs dan Qatar Putus Hubungan, Pasar LNG Akan Terpengaruh )

Qatar Airways adalah sebuah maskapai yang dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah Qatar yang memiliki basis utama di Bandara International Doha. Saat ini Qatar Airways melayani 75 tujuan internasional dan mempekerjakan lebih dari 40.000 orang di seluruh dunia.

Kepala Eksekutif Qatar Airways yakni Akbar al-Baker adalah juga merupakan Direktur non-eksekutif Holdings Bandara Heathrow, yang mengoperasikan bandara terbesar di London. Situasi memanas antara Arab Saudi dan sekutunya dengan Qatar dikhawatirkan tidak hanya berpengaruh sebatas kawasan Timur Tengah semata.

Seperti diketahui sebelumnya Arab Saudi dan beberapa negara lain telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, lantaran negara teluk itu dituding mendukung organisasi terorisme. Negara tetangga lainnya termasuk Uni Emirat Arab (UEA) juga telah menutup rute penerbangan bagi pesawat dari Qatar.

(Baca Juga: Filipina Hentikan Sementara Kirim Pekerja ke Qatar )

Tercatat ada enam negara yakni Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yaman, pemerintah berbasis Timur Libya dan Maladewa yang sudah memotong hubungan diplomatik dengan Qatar. Bahrain, Arab Saudi dan UAE telah memberikan waktu dua minggu bagi warga negara Qatar untuk meninggalkan dan melarang warganya sendiri untuk bepergian ke Qatar.

Keputusan ini tentu menjadi pukulan telak, mengingat Doha Qatar merupakan pusat utama untuk koneksi dengan penerbangan internasional. Maskapai lain yang terpengaruh oleh adanya pembatasan wilayah udara termasuk di antaranya adalah Qatar Airways, Etihad Airways dan Emirates. Guna menghindari wilayah udara Arab Saudi, maka sebagian besar pesawat Qatar harus mengambil rute tidak langsung, sehingga membuat waktu penerbangan menjadi lebih lama.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pangeran Abdulaziz:...
Pangeran Abdulaziz: Hubungan Rusia-Saudi Sehangat Cuaca di Riyadh
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, Menhan AS Tegaskan Komitmen Bantu Pertahanan Arab Saudi
Arab Saudi Sponsori...
Arab Saudi Sponsori Reformasi Ekonomi Yaman Senilai Rp15,7 Triliun
5 Dampak Jika Israel...
5 Dampak Jika Israel Senggol Wilayah Arab Saudi
Opera Ala Timur Tengah...
Opera Ala Timur Tengah Meriahkan Perayaan Hari Berdirinya Kerajaan Saudi
Iran Sangkal Tuduhan...
Iran Sangkal Tuduhan Saudi Soal Terorisme di Timur Tengah
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
44 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
3 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
14 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved