Ekonomi Global Diperkirakan OECD Tumbuh dalam Jalur Tercepat

Kamis, 08 Juni 2017 - 15:29 WIB
Ekonomi Global Diperkirakan...
Ekonomi Global Diperkirakan OECD Tumbuh dalam Jalur Tercepat
A A A
LONDON - Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan ekonomi secara global bakal tumbuh mencapai sebesar 3,5% untuk tahun 2017 ini, atau menjadi performa terbaik sejak 2011. Produk domestik bruto (PDB) dunia diprediksi ke posisi terbaik dalam enam tahun, bahkan di tahun 2018 akan menyentuh level 3,6%.

Seperti dilansir BBC, perkiraan tahun ini sedikit lebih baik dari Maret 2017 dimana OECD menyebutkan proyeksi PDB global akan tumbuh 3,3% tahun ini. Peningkatkan tersebut diterangkan OECD, lantaran adanya pemulihan pada aktivitas perdagangan global serta investasi. Kondisi ini diyakini mengimbangi lemahnya outlook global pada perekonomian Amerika Serikat (AS).

Diterangkan ramalan pertumbuhan ekonomi Inggris sebesar 1,6% pada 2017 dan 1% di 2018, atau tetap tidak berubah dari perkiraan Maret, sebelumnya. Meskipun OECD merevisi ekonomi dunia bakal tumbuh lebih baik, Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria tetap memperingatkan terhadap sentimen-sentimen yang dapat mengganggu perbaikan ekonomi.

"Segala sesuatunya masih relatif. Apa yang saya tidak inginkan adalah merayakan, faktanya kami bergerak dari posisi terburuk menjadi biasa-biasa saja. Hal ini tidak berarti bahwa kita harus terbiasa atau hidup dengan ini. Kita harus terus berusaha untuk berbuat lebih baik lagi," ujar Angel Gurria.

Dia menambahkan harus ada komitmen yang kuat, berkelanjutan, dan kolektif terhadap paket kebijakan mendukung inklusivitas dan pertumbuhan produktivitas global. Diharapkan tercipta arus globalisasi yang berbasis aturan yang lebih inklusif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski begitu Ia memperingatkan bahwa outlook perbaikan bisa rusak oleh kebijakan proteksionisme sehingga tidak cukup kuat untuk memenuhi harapan rakyat agar standar hidup lebih baik atau dengan kesetaraan yang lebih luas. Seperti yang terlihat pertumbuhan terus gagal apabila dilihat sebelum krisis keuangan 2008-2009.

Sementara perekonomian Inggris, dikatakan OECD bakal melambat dalam beberapa tahun mendatang seiring ketidakpastian Brexit yang diyakini akan menghambat pertumbuhan. Sektor konsumen akan sedikit defensif disebabkan oleh upah lebih rendah. Sedangkan ekonomi Jerman telah mendorong peningkatan perekonomian zona euro dengan perkiraan 1,6% untuk 2017 dan meningkat menjadi 1,8% pada 2018.

Outlook untuk AS juga memperlihatkan perbaikan di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (USD), namun mampu mendongkrak eksepor dan pemangkasan pajak bakal mendukung belanja rumah tangga serta investasi bisnis. OECD meramalkan pertumbuhan ekonomi AS tahun ini menjadi 2,1% dan pada 2018 ke posisi 2,4%.

Namun prediksi tersebut turun dibandingkan sebelumnya Maret yang diperkirakan akan meningkat 2,4% dan 2,8% untuk 2018. Kepala Ekonom Catherine Mann menerangkan lemahnya outlook AS terimbas penundaan beberapa kebijakan yang dijanjikan Presiden Donald Trump seperti pemotongan pajak dan pengeluaran infrastruktur.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
41 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
3 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved