Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan

Senin, 20 November 2023 - 18:46 WIB
loading...
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Tahun depan ekonomi dunia akan menghadapi sejumlah ancaman. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menyebut bahwa kondisi ekonomi dunia di tahun 2024 mendatang masih akan mengalami guncangan. Prediksi itu didukung oleh sejumlah organisasi yang menyampaikan bahwa tahun depan pertumbuhan ekonomi dunia akan melambat dan lebih rendah dari yang diperkirakan.

Baca juga: OJK Realisasikan Anggaran Rp5,28 Triliun per September 2023, Ini Rinciannya

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kondisi ekonomi di tahun 2023 membuat tekanan di pasar keuangan global meningkat beberapa waktu belakangan ini.

“Terutama ditandai dengan tekanan jual di pasar obligasi Amerika Serikat, akibat ekspektasi bahwa tingkat suku bunga AS akan berada di tingkat yang tinggi untuk waktu yang lebih lama,” kata Mahendra dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR di Jakarta pada Senin (20/11/2023).

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri itu menjelaskan sejumlah ancaman yang masih menghantui kondisi perekonomian dunia tahun depan. Antara lain, kondisi geopolitik yang masih meningkat, era suku bunga tinggi dan penyesuaian suku bunga yang begitu cepat. Semua itu disebut Mahendra bakal menimbulkan turbulensi hebat pada perekonomian dan sektor keuangan di berbagai negara maju dan berkembang.

“Ke depan, kita harus terus mewaspadai munculnya turbulensi yang dapat membawa krisis seperti yang terjadi di 2023 ini,” imbuh Mahendra.

Meski demikian, Pemerintah Indonesia masih optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 dapat mencapai 5,2%, dengan inflasi dan nilai tukar rupiah yang dapat dijaga di level 2,8% dan Rp15.000 per USD.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan...
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Bos Bank Dunia Peringatkan...
Bos Bank Dunia Peringatkan Dampak Ngeri Penutupan Selat Hormuz: Ekonomi Global Tak Pulih Instan
Rusia Peringatkan Krisis...
Rusia Peringatkan Krisis Energi Bakal Hantui Dunia Berbulan-bulan, Gencatan Senjata Belum Cukup?
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Rekomendasi
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved