Harga Minyak Dunia Terus Melorot

Jum'at, 09 Juni 2017 - 09:01 WIB
Harga Minyak Dunia Terus...
Harga Minyak Dunia Terus Melorot
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia terus meluncur pada hari ini, menambah penurunan tajam dari awal pekan ini karena bukti menguat bahwa overhang pasokan bahan bakar terus berlanjut meski ada upaya berkelanjutan yang dipimpin oleh OPEC untuk mengencangkan pasar dengan menahan produksi.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (9/6/2017), harga minyak brent diperdagangkan pada level USD47,67 per barel pada pukul 00.39 GMT, turun 19 sen atau 0,4% dari penutupan terakhir mereka.

Hal itu menempatkan brent 12% di bawah tingkat pembukaan pada 25 Mei, ketika sebuah kebijakan yang dipimpin OPEC untuk mengurangi produksi minyak diperluas hingga mencakup kuartal pertama 2018.

Sementara, harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) berada pada level USD45,44 per barel, turun 20 sen atau 0,44% dari penutupan sebelumnya. Mereka turun lebih dari 11% dari 25 Mei.

"(Dengan sangat sedikit) Katalis bullish di sekitar saat ini, jalur resistance kurang tetap lebih rendah," kata bank ANZ.

Pedagang mengatakan, kemerosotan harga merupakan hasil dari kelebihan pasokan yang terus berlanjut meskipun ada janji yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mengurangi produksi hampir 1,8 juta barel per hari (bpd) sampai kuartal pertama 2018.

Di Amerika Serikat, data Administrasi Informasi Energi resmi (EIA) menunjukkan kejutan membangun stok minyak mentah komersil menjadi 513,2 juta barel pekan ini.

Persediaan yang membengkak sebagian disebabkan oleh kenaikan produksi USoil tanpa henti, yang meningkat sebesar 10% ersen sejak pertengahan 2016 sampai lebih dari 9,3 juta barel per hari dan diperkirakan oleh AMDAL mencapai rekor 10 juta bpd tahun depan, yang menantang keluaran dari atas eksportir Arab Saudi.

Tapi pasar di tempat lain juga kelebihan pasokan, dengan bukti yang muncul bahwa para pedagang memasukkan minyak mentah berlebih ke dalam penyimpanan terapung, sebuah indikator kunci untuk sebuah kelebihan pasokan minyak.

Data pengiriman di Thomson Reuters Eikon menunjukkan setidaknya 25 supertanker saat ini duduk di Selat Malaka dan Selat Singapura, memegang bahan bakar yang tidak terjual.

Itu hanya sedikit kurang dari awal Mei dan jumlah yang sama dari April, mengindikasikan bahwa di Asia dengan pertumbuhan permintaan yang kuat, para pedagang berjuang untuk membersihkan persediaan yang membengkak.

Lapangan minyak Sharara seluas 270.000 bpd Libya telah dibuka kembali setelah sebuah demonstrasi pekerja dan harus kembali ke produksi normal dalam tiga hari, National Oil Corporation mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved