Pounds Loyo, Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp13.300/USD
Jum'at, 09 Juni 2017 - 10:11 WIB
Pounds Loyo, Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp13.300/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berhasil naik bahkan meninggalkan level Rp13.300/USD. Kondisi rupiah ini di tengah poundsterling yang melemah terhadap USD terpengaruh pemilihan umum di Inggris.
Posisi rupiah pagi ini menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, dibuka di level Rp13.292/USD atau jauh menguat dari posisi kemarin di level Rp13.316/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance di awal perdagangan, rupiah mengawali hari ini pada level Rp13.296/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.295/USD atau semakin menguat dari kemarin yang berada di level Rp307/USD. Hari ini pergerakan rupiah berada pada kisaran Rp13.286-Rp13.305/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka juga menguat ke level Rp13.305/USD dan pada pukul 10.05 WIB semakin menguat ke level Rp13.292/USD. Pergerakan harian rupiah berdasarkan Bloomberg pagi ini ada di kisaran Rp13.286-Rp13.308/USD.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/6/2017), poundsterling mengalami penurunan harian terbesar sejak Januari sebelum pulih pada hari ini setelah sebuah jajak pendapat tanpa disengaja menunjukkan bahwa Perdana Menteri Theresa May kehilangan mayoritas parlemennya dalam pemilihan di Inggris.
Kejutan dari sebuah proyeksi yang mengangkat pertanyaan tentang bagaimana Inggris akan maju dengan rencananya untuk meninggalkan Uni Eropa, dan apakah ada pihak yang dapat membentuk pemerintahan yang stabil, membuat pound apda awalnya melemah hampir 2% terhadap USD dan euro.
Popundsterling terhadap USD turun 1,3% ke level 1,2785 dan telah jatuh serendah level 1,2705 serta 87,59 pence per euro. Dengan volume perdagangan yang sangat tipis di luar jam London, bursa berjangka London turun sekitar 0,3% dan yield obligasi pemerintah Inggris 10-tahun turun 5 basis poin menjadi di bawah 1%.
Posisi rupiah pagi ini menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, dibuka di level Rp13.292/USD atau jauh menguat dari posisi kemarin di level Rp13.316/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance di awal perdagangan, rupiah mengawali hari ini pada level Rp13.296/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.295/USD atau semakin menguat dari kemarin yang berada di level Rp307/USD. Hari ini pergerakan rupiah berada pada kisaran Rp13.286-Rp13.305/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka juga menguat ke level Rp13.305/USD dan pada pukul 10.05 WIB semakin menguat ke level Rp13.292/USD. Pergerakan harian rupiah berdasarkan Bloomberg pagi ini ada di kisaran Rp13.286-Rp13.308/USD.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/6/2017), poundsterling mengalami penurunan harian terbesar sejak Januari sebelum pulih pada hari ini setelah sebuah jajak pendapat tanpa disengaja menunjukkan bahwa Perdana Menteri Theresa May kehilangan mayoritas parlemennya dalam pemilihan di Inggris.
Kejutan dari sebuah proyeksi yang mengangkat pertanyaan tentang bagaimana Inggris akan maju dengan rencananya untuk meninggalkan Uni Eropa, dan apakah ada pihak yang dapat membentuk pemerintahan yang stabil, membuat pound apda awalnya melemah hampir 2% terhadap USD dan euro.
Popundsterling terhadap USD turun 1,3% ke level 1,2785 dan telah jatuh serendah level 1,2705 serta 87,59 pence per euro. Dengan volume perdagangan yang sangat tipis di luar jam London, bursa berjangka London turun sekitar 0,3% dan yield obligasi pemerintah Inggris 10-tahun turun 5 basis poin menjadi di bawah 1%.
(izz)