Rupiah Awal Pekan Dibuka Melesat Sentuh Level Rp13.287/USD

Senin, 12 Juni 2017 - 10:18 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka...
Rupiah Awal Pekan Dibuka Melesat Sentuh Level Rp13.287/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pembukaan perdagangan awal pekan hari ini, Senin (12/6/2017) melesat naik hingga menyentuh level Rp13.287/USD. Pulihnya mata uang garuda terjadi saat USD cenderung stabil ketika melawan Yen Jepang.

Posisi rupiah pagi ini menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, dibuka di level Rp13.292/USD. Posisi ini tidak berubah dibandingkan akhir pekan kemarin untuk melanjutkan tren positif.

Berdasarkan data Yahoo Finance di awal perdagangan, rupiah mengawali hari ini pada level Rp13.288/USD atau menguat dibandingkan kemarin pada posisi Rp13.290/USD. Hari ini pergerakan rupiah berada pada kisaran Rp13.280-Rp13.302/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka juga melesat naik ke level Rp13.287/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp13.291/USD. Pergerakan harian rupiah berdasarkan Bloomberg pagi ini ada di kisaran Rp13.286-Rp13.293/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas pada perdagangan awal pekan juga menunjukkan perbaikan rupiah di level Rp13.294/USD. Posisi tersebut perkasa dari penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.315/USD.

Seperti dilansir Reuters, kesaksian mantan Direktur FBI James Comey di depan kongres memberikan beberapa reaksi. Sentimen selanjutnya datang dari pemilihan umum Inggris yang memberikan kejutan dimana partai berkuasa kehilangan mayoritas.

Poundsterling berkurang 0,05% untuk masih tertekan di level 1.2734 terhadap USD, ketika akhir pekan kemarin tergelincir 1,7% untuk mendekati posisi terendah dalam dua bulan yakni 1.2636. Sementara USD stabil melawan Yen Jepang menjadi 110.320 ketika euro justru menguat menjadi USD/1.1205 selama tiga haru beruntun.

Indeks USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya sedikit berubah pada posisi 97.255, saat Jumat kemarin bangkit menjadi 97.500. Mata uang AS menerima dukungan saat investor gugup menanti pemilu Inggris dan kesaksian Comey serta mengantisipasi langkah The Fed terkait kenaikan suku bunga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
41 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
3 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
14 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved