Rupiah Dibuka Perkasa, USD Tertahan Jelang Pertemuan The Fed

Selasa, 13 Juni 2017 - 10:15 WIB
Rupiah Dibuka Perkasa,...
Rupiah Dibuka Perkasa, USD Tertahan Jelang Pertemuan The Fed
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pembukaan perdagangan hari ini kembali perkasa, ketika kemarin sempat terjerumus ke teritori negatif. Mata uang Garuda memanfaatkan kondisi USD yang stagnan terhadap beberapa mata uang utama menjelang pertemuan The Fed atau Bank Sentral AS.

Posisi rupiah pagi ini menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, dibuka tertekan pada level Rp13.294/USD. Meski cenderung membaik, tapi masih menyusut apabila dibandingkan kemarin di level Rp13.292/USD.

Sementara data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka menguat ke level Rp13.293/USD dibanding posisi penutupan sebelumnta Rp13.308/USD. Pergerakan harian rupiah berdasarkan Bloomberg hari ini ada di kisaran Rp13.290-Rp13.305/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance di awal perdagangan, rupiah mengawali hari ini pada level Rp13.291/USD untuk menunjukkan perbaikan dari kemarin Rp13.295/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran harian Rp13.287-Rp13.307/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di awal perdagangan melesat ke level Rp13.295/USD. Posisi tersebut lebih baik dari penutupan awal pekan kemarin di level Rp13.309/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (13/6/2017) USD di awal perdagangan terlihat stagnan terhadap beberapa mata uang utama, saat investor fokus kepada pertemuan dua hari The Fed. Sementara dolar Kanada mencuat, ketika bank sentral mengisyaratkan suku bunga dapat meningkat.

Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama terakhir diperdagangkan pada level 97.245 atau cenderung mendatar, meski masih di atas posisi terendah dalam tujuh bulan 96.511. Dollar Kanada menyentuh posisi terkuat dalam dua bulan menjadi 1.3287 terhadap USD, memperluas keuntungan ketika awal pekan mendaki lebih dari 1%.

Fokus pasar pekan ini adalah pertemuan Bank Sentral untuk membahas kebijakan lanjutan, ketika secara luas mengharapkan kenikan suku bunga acuan alias Fed rate. Investor menunggu petunjuk terbaru apapun untuk menilai ekonomi dan outlook pada inflasi.

Investor juga akan menanti rincian soal rencana Fed untuk pemangkasan neraca. Di tempat lain, Bank of England juga bersiap mengumumkan keputusan soal suku bunga pada tengah pekan inidan Bank of Japan juga mengadakan pertemuan kebijakan pada 15-16 Juni.

Melawan Yen, USD meningkat 0,1% menjadi 110.09, namun cenderung lebih rendah dari posisi tertinggi satu pekan 110.815 terhadap yen pada Jumat, lalu. Sementara Euro sedikit mereda 0,1% ke level 1.1192 melawan USD saat poudnsterling mantap pada posisi 1.2659, ketika sempat menyusut ke 1.2636.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
39 menit yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
13 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved