Rupiah Ditutup Jaga Tren Positif di Level Rp13.290/USD
Selasa, 13 Juni 2017 - 16:33 WIB
Rupiah Ditutup Jaga Tren Positif di Level Rp13.290/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup menguat untuk meninggalkan level Rp13.300/USD. Pulihnya mata uang Garuda mengiringi dolar Kanada yang melanjutkan keuntungan saat melawan USD.
Rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup pada level Rp13.290/USD atau naik tipis sebesar lima poin dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.295/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.275-Rp13.307/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga tercatat lebih baik dari penutupan sebelumnya. Sore ini rupiah berada pada level Rp13.291/USD atau membaik dibanding awal pekan kemarin di posisi Rp13.308/USD dengan kisaran Rp13.287-Rp13.305/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini melompat ke level Rp13.290/USD. Posisi ini jauh lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.309/USD.
Posisi rupiah menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.294/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.292/USD.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (13/6/2017) pada pasar mata uang, dolar Kanada memperpanjang keuntungan pada hari ini setelah pada awal pekan kemarin meningkat tajam. Salah seorang pejabat Bank of Canada menilai jika diperlukan tetap menjaga tingkatan suku bunga berada dalam rekor terendah.
Sementara USD lebih tinggi sedikit terhadap Yen Jepang, setelah sebelumnya jatuh 0,3% di awal pekan kemarin sebelum kenaikan suku bunga acuan secara luas diharapkan bakal dilakukan Bank Sentral AS alias The Fed. Indeks USD yang memantau greenback terhadap beberapa mata uang utama tercatat naik 0,1% menjadi 97.219.
Di sisi lain poundsterling lebih rendah terhadap USD ke posisi 1.266, menjelang pertemuan Bank of England pada tengah pekan. Dimana suku bunga acuan diperkirakan akan tetap berada pada level 0,25%. Penyusutan juga dialami euro saat melawan USD yang tergelincir 0,1% ke level 1.1193.
Rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup pada level Rp13.290/USD atau naik tipis sebesar lima poin dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.295/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.275-Rp13.307/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga tercatat lebih baik dari penutupan sebelumnya. Sore ini rupiah berada pada level Rp13.291/USD atau membaik dibanding awal pekan kemarin di posisi Rp13.308/USD dengan kisaran Rp13.287-Rp13.305/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini melompat ke level Rp13.290/USD. Posisi ini jauh lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.309/USD.
Posisi rupiah menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.294/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.292/USD.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (13/6/2017) pada pasar mata uang, dolar Kanada memperpanjang keuntungan pada hari ini setelah pada awal pekan kemarin meningkat tajam. Salah seorang pejabat Bank of Canada menilai jika diperlukan tetap menjaga tingkatan suku bunga berada dalam rekor terendah.
Sementara USD lebih tinggi sedikit terhadap Yen Jepang, setelah sebelumnya jatuh 0,3% di awal pekan kemarin sebelum kenaikan suku bunga acuan secara luas diharapkan bakal dilakukan Bank Sentral AS alias The Fed. Indeks USD yang memantau greenback terhadap beberapa mata uang utama tercatat naik 0,1% menjadi 97.219.
Di sisi lain poundsterling lebih rendah terhadap USD ke posisi 1.266, menjelang pertemuan Bank of England pada tengah pekan. Dimana suku bunga acuan diperkirakan akan tetap berada pada level 0,25%. Penyusutan juga dialami euro saat melawan USD yang tergelincir 0,1% ke level 1.1193.
(akr)