Pemerintah Beri Sinyal Harga BBM Naik Setelah Lebaran

Rabu, 14 Juni 2017 - 16:12 WIB
Pemerintah Beri Sinyal...
Pemerintah Beri Sinyal Harga BBM Naik Setelah Lebaran
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga Lebaran. Namun, tidak bisa menjamin harga BBM masih tetap sama setelah Lebaran, mengingat harga minyak dunia terus bergerak naik.

Menurutnya, jika harga BBM tidak dinaikkan sementara harga minyak dunia sudah menunjukkan tren kenaikan, maka yang terbebani adalah kas negara. Sebab, subsidi bisa membengkak jika harga BBM tidak mengalami kenaikan.

"Kita tidak akan menaikkan BBM sebelum Lebaran. Setelahnya gimana, nanti kita lihat. Tapi kalau tidak dinaikkan, karena harga internasional naik, itu subsidi naik," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Dia mengatakan, kenaikan subsidi bisa mencapai Rp60 triliun jika harga BBM masih tetap. Namun di sisi lain, jika harga BBM dinaikkan maka yang terbebani adalah angka inflasi nasional. "Kalau naik, tentu inflasi akan naik. Kita sudah hitung kalau naik segini, inflasi segini," tuturnya.

Sebab itu, pemerintah saat ini tengah mencari titik optimum untuk harga BBM agar inflasi bisa tetap terjaga dan subsidi tidak membengkak. "Artinya, titik optimumnya di mana supaya inflasi tidak terlampaui, tapi subsidi juga jangan terlalu besar. Supaya jangan ada pemotongan anggaran, memang enggak ada yang enak di dunia ini," ujar Darmin.

Namun, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menyatakan, keputusan mengenai harga BBM ada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Ya dong (keputusan Jokowi). Nanti pas sidang kabinet (akan dibahas). Mudah-mudahan setelah Lebaran atau sehari dua hari jelang Lebaran (dibahas dalam ratas)," kata dia.

Sekadar informasi, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017, pemerintah mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp77,3 triliun. Angka tersebut, terdiri dari subsidi BBM dan elpiji sebesar Rp32,3 triliun, dan subsidi listrik sebesar Rp45 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
15 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
11 jam yang lalu
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved