BPS Catat Indeks Perilaku Anti Korupsi Naik Jadi 3,71

Kamis, 15 Juni 2017 - 16:14 WIB
BPS Catat Indeks Perilaku...
BPS Catat Indeks Perilaku Anti Korupsi Naik Jadi 3,71
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) 2017 sebesar 3,71 poin dari skala 0 sampai 5. Angka ini lebih tinggi dibanding 2015 yang sebesar 3,49.

Semakin tingginya indeks perilaku anti korupsi ini, maka semakin sadar masyarakat akan bahaya korupsi yang membuktikan bahwa semakin anti korupsi. Sebaliknya, jika indeks semakin mendekati 0 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin dekat dengan korupsi.

"Indeks Perilaku Anti Korupsi Indonesia 2017 sebesar 3,71 dari skala nol sampai lima. Ini membuktikan bahwa Indonesia cenderung sudah anti korupsi," jelas Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), M Sairi Hasbullah dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Dia menambahkan, survei yang sudah dilakukan sejak 2012 terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan di 2019 ditargetkan mencapai angka 4. Dalam penyusunan IPAK ini, komposisinya disusun berdasarkan dua dimensi, yaitu persepsi dan pengalaman.

Pada 2017, baik indeks persepsi maupun indeks pengalaman mengalami peningkatan. Kemudian, BPS juga mencatat, indeks anti korupsi masyarakat perkotaan cenderung lebih tinggi sebesar 3,86 dibanding masyarakat pedesaan sebesar 3,53.

Sairi mengatakan, semakin tinggi pendidikan mereka, maka masyarakat semakin anti terhadap korupsi. "Jadi, kalau orang semakin berpendidikan, dia semakin anti sama korupsi," ujarnya.

Selain itu, semakin tua usia seseorang maka semakin permisif terhadap korupsi. Berbeda dengan generasi muda yang masih keras menentang korupsi. "Semakin tua semakin permisif terhadap korupsi, yang muda-muda lebih anti korupsi dan idealis," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
17 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
23 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
27 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved