Rupiah Ditutup Perkasa Saat Yen Tak Berdaya Lawan USD
Senin, 19 Juni 2017 - 17:15 WIB
Rupiah Ditutup Perkasa Saat Yen Tak Berdaya Lawan USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini menjaga tren penguatan untuk menyentuh kisaran level Rp13.286. Pulihnya mata uang Garuda terjadi saat Yen masih tak berdaya ketika berhadapan dengan USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada hari ini ditutup ke level Rp13.289/USD atau meningkat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.300/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.270-Rp13.307/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah juga tercatat membaik dari penutupan akhir pekan kemarin. Sore ini rupiah berada pada level Rp13.282/USD atau menguat dibanding posisi sebelumnya Rp13.299/USD dengan kisaran harian Rp13.278-Rp13.323/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini perkasa ke level Rp13.293/USD. Posisi ini lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.320/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah awal pekan tertahan di zona hijau pada level Rp13.286/USD. Posisi ini menunjukkan penguatan dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.298/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (19/6/2017) pesan yang berbeda dari Bank Sentral Utama soal inflasi dan kebijakan moneter telah mendorong USD dan euro lebih tinggi terhadap Yen Jepang di perdagangan awal pekan hari ini. USD tercatat mengalami kenaikan hanya 0,1% terhadap beberapa mata uang utama lainnya untuk melanjutkan raihan positif.
Sementara euro lebih rendah 0,1% saat melawan USD untuk berada pada posisi 1.1185 setelah akhir pekan kemarin mendapatkan tambahan 0,5%. Pounds juga mengalami sedikit perubahan saat berhadapan dengan USD dengan tambahan 0,2% untuk menjadi 1.2803 dan 87.45 terhadap euro, naik sedikit terhadap kedua mata uang tersebut.
Menurut CNBC, USD meningkat mencapai sebesar 110.93 saat melawan yen setelah rilis data perdagangan Jepang untuk bulan Mei. Mata uang Negeri Paman Sam sedikit lebih tinggi dibandingkan sesi sebelumnya sekitar 110.88. USD sendiri sempat menyentuh level 111.07 terhadap Yen Jepang.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada hari ini ditutup ke level Rp13.289/USD atau meningkat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.300/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.270-Rp13.307/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah juga tercatat membaik dari penutupan akhir pekan kemarin. Sore ini rupiah berada pada level Rp13.282/USD atau menguat dibanding posisi sebelumnya Rp13.299/USD dengan kisaran harian Rp13.278-Rp13.323/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini perkasa ke level Rp13.293/USD. Posisi ini lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.320/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah awal pekan tertahan di zona hijau pada level Rp13.286/USD. Posisi ini menunjukkan penguatan dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.298/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (19/6/2017) pesan yang berbeda dari Bank Sentral Utama soal inflasi dan kebijakan moneter telah mendorong USD dan euro lebih tinggi terhadap Yen Jepang di perdagangan awal pekan hari ini. USD tercatat mengalami kenaikan hanya 0,1% terhadap beberapa mata uang utama lainnya untuk melanjutkan raihan positif.
Sementara euro lebih rendah 0,1% saat melawan USD untuk berada pada posisi 1.1185 setelah akhir pekan kemarin mendapatkan tambahan 0,5%. Pounds juga mengalami sedikit perubahan saat berhadapan dengan USD dengan tambahan 0,2% untuk menjadi 1.2803 dan 87.45 terhadap euro, naik sedikit terhadap kedua mata uang tersebut.
Menurut CNBC, USD meningkat mencapai sebesar 110.93 saat melawan yen setelah rilis data perdagangan Jepang untuk bulan Mei. Mata uang Negeri Paman Sam sedikit lebih tinggi dibandingkan sesi sebelumnya sekitar 110.88. USD sendiri sempat menyentuh level 111.07 terhadap Yen Jepang.
(akr)