Rupiah Ditutup Terpuruk Dekati Level Rp13.400/USD
Kamis, 06 Juli 2017 - 16:54 WIB
Rupiah Ditutup Terpuruk Dekati Level Rp13.400/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan hari ini masih terpuruk, bahkan mendekati level Rp13.400/USD. Penyusutan mata uang Garuda terjadi ketika USD cenderung bergerak mendatar.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada hari ini ditutup ke level Rp13.387/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.375/USD. Pergerakan rupiah hari ini ada di kisaran level Rp13.354-Rp13.410/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah juga tercatat menyusut dari sebelumnya. Sore ini rupiah berada pada level Rp13.392/USD atau melemah dibanding posisi sebelumnya Rp13.365/USD dengan kisaran harian Rp13.359-Rp13.398/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini memburuk di level Rp13.380/USD. Posisi ini menyusut dari sebelumnya di level Rp13.345/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.364/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah belum mampu bangkit dibandingkan sebelumnya Rp13.349/USD.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/7/2017) rebound USD terhenti pada perdagangan sore hari ini, setelah Federal Reserve alias Bank Sentral AS gagal untuk memberikan gambaran jelas tentang peningkatan suku bunga acuan. Meski investor enggan menambahkan bearish sebelum data ekonomi AS.
USD terlihat bergerak mendatar di level 113.32 terhadap Yen Jepang pada perdagangan hari ini, setelah naik lebih dari 1% pekan. Sedangkan terhadap euro, USD juga sedikit berubah pada posisi 1.13495. Indeks dolar, yang melacak mata uang terhadap beberapa mata uang utama sedikit berubah di level 96.259.
Sementara poundsterling pada awal perdagangan bergerak minim, setelah pelemahan data ekonomi Inggris menjadi sentimen negatif. Tercatat pounds mendatar saat melawan USD di posisi 1.2935 dan terhadap euro, mata uang Negeri Ratu Elizabeth tertahan pada posisi 87.74.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada hari ini ditutup ke level Rp13.387/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.375/USD. Pergerakan rupiah hari ini ada di kisaran level Rp13.354-Rp13.410/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah juga tercatat menyusut dari sebelumnya. Sore ini rupiah berada pada level Rp13.392/USD atau melemah dibanding posisi sebelumnya Rp13.365/USD dengan kisaran harian Rp13.359-Rp13.398/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini memburuk di level Rp13.380/USD. Posisi ini menyusut dari sebelumnya di level Rp13.345/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.364/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah belum mampu bangkit dibandingkan sebelumnya Rp13.349/USD.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/7/2017) rebound USD terhenti pada perdagangan sore hari ini, setelah Federal Reserve alias Bank Sentral AS gagal untuk memberikan gambaran jelas tentang peningkatan suku bunga acuan. Meski investor enggan menambahkan bearish sebelum data ekonomi AS.
USD terlihat bergerak mendatar di level 113.32 terhadap Yen Jepang pada perdagangan hari ini, setelah naik lebih dari 1% pekan. Sedangkan terhadap euro, USD juga sedikit berubah pada posisi 1.13495. Indeks dolar, yang melacak mata uang terhadap beberapa mata uang utama sedikit berubah di level 96.259.
Sementara poundsterling pada awal perdagangan bergerak minim, setelah pelemahan data ekonomi Inggris menjadi sentimen negatif. Tercatat pounds mendatar saat melawan USD di posisi 1.2935 dan terhadap euro, mata uang Negeri Ratu Elizabeth tertahan pada posisi 87.74.
(akr)