Rupiah Sesi Pagi Anjlok Sentuh Level Rp13.400/USD

Jum'at, 07 Juli 2017 - 10:32 WIB
Rupiah Sesi Pagi Anjlok...
Rupiah Sesi Pagi Anjlok Sentuh Level Rp13.400/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pembukaan akhir pekan, semakin tak berdaya hingga menyentuh kisaran level Rp13.400/USD. Kejatuhan mata uang Garuda pagi ini mengiring pergerakan flat USD seiring data mengecewakan ketenagakerjaan.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi dibuka pada level Rp13.397/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah belum pulih atau masih menyusut dibandingkan sebelumnya Rp13.364/USD.

Pelemahan rupiah juga terlihat pada data SINDOnews bersumber dari Limas, dimana rupiah dalam perdagangan pagi ini berada di level Rp13.401/USD. Rupiah makin ambruk dari posisi kemarin Rp13.380/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada hari ini dibuka ke level Rp13.408/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.387/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.373-Rp13.438/USD.

Menurut data Bloomberg, rupiah juga tercatat menyusut dari sebelumnya. Rupiah mengawali hari pada level Rp13.400/USD atau memburuk dibanding posisi sebelumnya Rp13.392/USD dengan kisaran harian Rp13.381-Rp13.421/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, Jumat (7/7/2017) USD mengawali hari ini dengan stabil, di jalur keuntungan mingguan meskipun dengan kecenderungan tertekan saat investor bersiap menanti data ketenagakerjaan AS ketika pekerja suram. Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama sedikit lebih tinggi 95.836 atau meningkat 0,2% selama satu pekan.

Terhadap Yen Jepang, pergerakan USD mendatar pada posisi 113.23 dengan tambahan 0,8% selama satu pekan dan sempat berada pada posisi terbaik 113.69 sejak pertengahan Mei. Investor menanti data tenaga kerja Juni, laporan nonfarm payrolls. Ekonom yang disurvei oleh Reuters mengharapkan para perusahaan AS untuk menambahkan 179,000 pekerjaan bulan lalu, di atas keuntungan relatif kecil 138.000 Mei.

Euro mengalami penurunan 0,1% pada hari ini untuk berada pada posisi 1.1417 terhadap USD dan anjlok 0,1 persen selama seminggu. Para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa terbuka untuk langkah lebih lanjut mengurangi stimulus moneter mereka tetapi cenderung bergerak perlahan karena takut menyebabkan gejolak pasar pada pertemuan terakhir mereka.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
7 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
8 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
8 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
9 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
9 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
10 jam yang lalu
Infografis
Zikir Singkat Pagi dan...
Zikir Singkat Pagi dan Sore Hari, Memiliki Keutamaan Luar Biasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved