Rupiah Dibuka Lanjutkan Tren Positif Saat USD Tertekan

Rabu, 12 Juli 2017 - 10:26 WIB
Rupiah Dibuka Lanjutkan...
Rupiah Dibuka Lanjutkan Tren Positif Saat USD Tertekan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pembukaan tengah pekan hari ini melanjutkan tren positif, sejak kemarin. Pulihnya mata uang Garuda memanfaatkan USD yang terbebani beberapa sentimen negatif dari dalam negeri.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi dibuka pada level Rp13.368/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin membaik dari posisi sebelumnya di level Rp13.408/USD.

Sementara, data Yahoo Finance, rupiah pada hari ini dibuka stabil pada zona hijau di level Rp13.388/USD dari posisi penutupan kemarin Rp13.394/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.350-Rp13.390/USD.

Menurut data Bloomberg, rupiah juga tercatat meningkat pada sesi pagi ke level Rp13.373/USD dari sebelumnya Rp13.390/USD. Rupiah mengawali hari pada kisaran level Rp13.349-Rp13.375/USD.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (12/7/2017) USD menyusut di awal perdagangan Asia saat investor masih memantau pidato Gubernur Federal Reserve Janet Yellen terkait lanjutan kebijakan moneter. Selain itu kondisi politik AS yang memanas setelah email Donald Trump Jr memperlihatkan komunikasi dengan Rusia.

Gubernur Bank Sentral AS Yellen akan membicarakan kesaksian kebijakan moneter semi tahunan sebelum kongres pada tengah pekan hari ini. Investor masih ingin melihat petunjuk apakah Fed akan mengubah atau mengeluarkan kebijakan baru.

Indeks USD yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang utamanya sedikit lebih rendah pada posisi 95.641. Sedangkan terhadap Yen Jepang, mata uang negeri Paman Sam terpeleset 0,2% ke posisi 113.675 atau bergerak menjauh dari posisi tertinggi empat bulan di level 114.495.

Sedangkan euro bertambah 0,1% saat melawan USD menjadi 1.1473, dibandingkan dari sesi sebelumnya yang sempat melesat di posisi 1.1480. Peningkatan juga terjadi pada dolar Kanada yang sedikit lebih tinggi terhadap USD saat investor menunggu keputusan suku bunga Bank of Canada.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
6 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
7 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
7 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
8 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
8 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
9 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved