Rupiah Dibuka Meroket Saat USD Bergerak Mendatar

Kamis, 13 Juli 2017 - 10:19 WIB
Rupiah Dibuka Meroket...
Rupiah Dibuka Meroket Saat USD Bergerak Mendatar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini meroket mendekati kisaran level Rp13.300/USD. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat USD bergerak mendatar terhadap beberapa mata uang utama.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka positif ke level Rp13.342/USD. Posisi ini memperlihatkan penguatan rupiah dari posisi sebelumnya di level Rp13.368/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah menanjak pada sesi pembukaan hari ini di posisi Rp13.367/USD atau meningkat dari posisi penutupan kemarin Rp13.372/USD. Rupiah menjelang akhir pekan bergerak pada kisaran level Rp13.326-Rp13.369/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini memperlihatkan tren lompatan rupiah ke level Rp13.336/USD. Posisi ini jauh lebih baik dari sesi penutupan sebelumnya Rp13.380/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, dibuka pada level Rp13.351/USD atau menguat dari sebelumnya pada posisi Rp13.370/USD. Tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.329-Rp13.351/USD.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (13/7/2017) USD tergelincir di awal perdagangan terhadap beberapa mata uang utama setelah komentar Gubernur Federal Reserve Janet Yellen tidak terdengar seperti hawkish seperti yang telah diantisipasi. Sementara dolar Kanada berdiri mendekati posisi tertinggi 13 bulan setelah Bank Sentral menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2010.

Indeks dolar terhadap mata uang utama lainnya bergerak mendatar di level 95.758 setelah mundur ke posisi terendah pada hari sebelumnya 95.511 atau terlemah dalam 12 hari. Greenback lebih tinggi 0,2% pada posisi 113.440 terhadap Yen Jepang, usai kehilangan sekitar 0,7% dalam sesi semalam.

Dolar Kanada juga mendapatkan dorongan oleh sentimen harga minyak mentah. Selain itu mata uang komoditas lainnya seperti dolar Australia bergerak naik, setelah memperoleh tambahan sekitar 1% sepanjang pekan ini. Berdiri mendekati posisi tertinggi delapan hari 0.7685. Euro juga sedikit mengalami perubahan di posisi 1.1419 terhadap USD, setelah kemarin menyentuh level tertinggi dalam 14 bulan dari 1.1489.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
6 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
7 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
7 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
8 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
8 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved