Industri Meksiko Dukung Trump Revisi Perjanjian Dagang NAFTA

Jum'at, 14 Juli 2017 - 23:09 WIB
Industri Meksiko Dukung...
Industri Meksiko Dukung Trump Revisi Perjanjian Dagang NAFTA
A A A
MEXICO CITY - Industri Meksiko siap merevisi aturan dalam perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara atau yang dikenal dengan sebutan NAFTA (North American Free Trade Agreement), untuk memastikan pekerja Amerika Serikat (AS) mendapatkan manfaat dari NAFTA. Hal ini mendukung upaya Presiden AS Donald Trump sebelumnya yang berupaya melindungi pekerja Negeri Paman Sam -julukan AS-.

Sebelumnya Trump pernah menyebutkan bahwa kesepakatan dagang NAFTA merupakan perjanjian terburuk yang pernah ditandatangani oleh AS. Pihak Gedung Putih mengatakan bahwa jika Kanada dan Meksiko menolak menerima renegosiasi NAFTA dengan menyediakan "kesepakatan yang adil" bagi pekerja Amerika, maka kemudian AS siap bergerak menarik dirik dari perjanjian dagang NAFTA.

Namun seperti dilansir Reuters, Jumat (14/7/2017) ketiga negara telah sepakat untuk melakukan negosiasi ulang, dimana perundingan dijadwalkan mulai bulan depan antara Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada. Sementara pejabat Meksiko telah menekankan bahwa perlu ada kesepakatan baru yang akan memperkuat kawasan terhadap pesaing, khususnya di Asia.

Trump sendiri sempat mengancam hengkang dari NAFTA, apabila tidak ada kepentingan Amerika Serikat yang dikedepannkan. Bahkan ia mengklaim mengalami defisit perdagangan dengan Meksiko dan membuat ribuan pekerja AS rugi. Menanggapi hal itu pejabat perdagangan Meksiko terus membuka peluang revisi perjanjian datang dalam beberapa pekan mendatang.

Mereka menunjukkan sektor seperti Automotif, dimana AS berkontribusi 40% dari nilai produk yang diimpor Amerika Serikat dari Meksiko, sementara ekspor China hanya 4% berdasarkan pusat data penelitian otomotif.

"Jika kita mengintegrasikan lebih lanjut dan membuat Meksiko lebih kompetitif dibandingkan China. Bahkan jika ekspor kita naik, pekerjaan AS akan naik, karena ketika kami ekspor (untuk Amerika Serikat), mereka juga sedang mengekspor," kata Mantan Menteri Perdagangan Jaime Serra yang memimpin awal negosiasi NAFTA untuk Meksiko.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Gawat! Amerika Serikat...
Gawat! Amerika Serikat Berada di Tepi Jurang Resesi Ekonomi
Temui Bos Perusahaan...
Temui Bos Perusahaan Raksasa di AS, Presiden Prabowo: Mereka Percaya dengan Ekonomi Indonesia
Survei Ungkap Kondisi...
Survei Ungkap Kondisi Keuangan Mayoritas Orang Amerika Memburuk
Wisatawan Asing Mulai...
Wisatawan Asing Mulai Berkurang, Ekonomi AS Diprediksi Rugi Rp1.511 Triliun
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Berita Terkini
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
8 menit yang lalu
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
20 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
34 menit yang lalu
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
43 menit yang lalu
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
1 jam yang lalu
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved