Tiga Langkah Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Kuat

Senin, 17 Juli 2017 - 11:45 WIB
Tiga Langkah Menuju...
Tiga Langkah Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Kuat
A A A
JAKARTA - Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk Adrian Panggabean mengatakan, meski menunjukkan perbaikan, namun perekonomian Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan untuk mencapai pertumbuhan sebagaimana yang dicanangkan pemerintah.

"Untuk meraihnya, setidaknya dibutuhkan tiga hal yang bisa diupayakan semua pihak," ujar dia dalam acara bertajuk "Diskusi Media Bersama Chief Economist CIMB Niaga: Meraih Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Menurutnya, dibutuhkan tambahan pembiayaan sebesar 6%-8% dari PDB setiap tahunnya. Kebutuhan tersebut di bawah asumsi terjadinya perbaikan dalam efisiensi penggunaan modal. "Tambahan pembiayaan sebesar itu bisa diperoleh dari beberapa sumber," ujarnya.

Dia menuturkan, foreign direct investment (FDI) ke Indonesia, yang saat ini hanya berkisar 2% dari PDB, tergolong rendah dibanding negara pesaing. Sehingga, perlu dinaikkan menjadi paling sedikit 5% dari PDB.

Tax ratio yang saat ini hanya berkisar 11% dari PDB pun perlu dinaikkan menjadi paling tidak ke kisaran 15% dari PDB. Pasar modal dan mobilisasi tabungan masyarakat adalah sumber berikutnya.

Dia menuturkan, tingkat kedalaman finansial (financial depth) di pasar modal dan sangat rendahnya penetrasi lembaga keuangan, harus segera ditingkatkan. Sehingga, mobilisasi modal dan akumulasi tabungan nasional dapat dicapai secara lebih efektif.

Kedua, dibutuhkan bid-institutions yang berperan sebagai jembatan antara tabungan nasional dengan investasi yang mampu berperan efektif dan sebagai pelengkap lembaga-lembaga asuransi sosial yang ada saat ini. Seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS).

Terakhir, dibutuhkan pondasi hukum yang jauh lebih kokoh. "Yang saya maksud di sini adalah tingkat kepastian, penegakan, dan ketegasan hukum yang seharusnya sudah setara dengan negara-negara maju," kata Adrian.

Fondasi hukum adalah prasyarat terpenting untuk bisa terciptanya regulasi yang berimbang, dinamis serta hadirnya tata kelola yang baik (good governance), sehingga kepastian investasi dan usaha terjamin.

Dengan demikian, mobilisasi pembiayaan bisa berjalan efektif dan akselerasi pertumbuhan ekonomi ke arah tren 7% bisa tercapai. Sebagai bank BUKU 4 di Tanah Air, CIMB Niaga turut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai perannya sebagai lembaga intermediasi.

Dia mengatakan, dengan brand promise yang baru bertajuk 'Forward', CIMB Niaga berfokus pada peranan untuk selalu mendukung nasabah berkembang di berbagai aspek dan dalam setiap jenjang kehidupan dan terus maju dalam mencapai keinginan dan impiannya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
7 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
7 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
7 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
7 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
8 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
8 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved