Kunjungi Indonesia Besok, Presiden Bank Dunia Akan Bahas Infrastruktur

Senin, 24 Juli 2017 - 14:29 WIB
Kunjungi Indonesia Besok,...
Kunjungi Indonesia Besok, Presiden Bank Dunia Akan Bahas Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim dijadwalkan akan tiba di Jakarta besok dalam kunjungan dua hari untuk membahas reformasi kebijakan di Indonesia, khususnya, upaya untuk meningkatkan pengumpulan pendapatan dan membelanjakannya secara lebih efisien di sektor-sektor utama, seperti infrastruktur dan sumberdaya manusia.

Kim bakal bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan sejumlah menteri lainnya terkait prioritas pembangunan Indonesia dan bagaimana memperkuat suksesnya kerja sama antara Grup Bank Dunia dengan Indonesia, yang telah berlangsung lebih dari enam dekade.

"Indonesia adalah negara yang sedang bangkit, dan siap bergabung dengan negara-negara ekonomi maju dunia. Saya sangat mendukung upaya pemerintah untuk melanjutkan reformasi yang akan menguntungkan seuruh penduduk Indonesia, termasuk menemukan cara untuk mengumpulkan dan membelanjakan pendapatan dengan lebih baik untuk membiayai pembangunan," kata Kim dalam siaran tertulis, Senin (24/7/2017).

Di Jakarta, Kim diterangkan akan berpartisipasi dalam Forum Pembiayaan Infrastruktur yang bertujuan melibatkan pemangku kepentingan sektor publik dan swasta dalam memobilisasi pembiayaan pembangunan infrastruktur.

"Seperti banyak negara berpenghasilan menengah dan besar lainnya, kesenjangan infrastruktur Indonesia merupakan tantangan yang mendesak tetapi juga peluang yang sangat besar. Investasi infrastruktur yang efektif sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dan akan membantu membuka potensi besar negara ini," lanjutnya.

Forum Pembiayaan Infrastruktur adalah bagian dari 'Voyage to Indonesia,' serangkaian acara menuju 2018 World Bank Group-International Monetary Fund Annual Meetings yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober tahun depan di Indonesia.

"Saya berterimakasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menjadi tuan rumah Annual Meetings 2018. Kegiatan global ini akan mengangkat banyak keberhasilan pembangunan Indonesia, juga keanekaragaman budaya dan keindahan alamnya," imbuhnya.

Untuk lebih meningkatkan kesadaran akan tantangan Indonesia dalam membangun sumberdaya manusia, Kim akan berbicara kepada kaum muda Indonesia tentang pentingnya berinvestasi pada anak-anak di tahun-tahun awal kehidupan. Sebuah survei kesehatan nasional memperkirakan bahwa 9 juta anak Indonesia di bawah usia lima tahun mengalami stunting, sekitar sepertiga dari seluruh balita Indonesia.

"Intervensi anak usia dini sangat penting untuk mengakhiri epidemi stunting, dan ini adalah investasi yang paling efektif secara biaya bagi sebuah negara untuk mengurangi ketidaksetaraan, meningkatkan pertumbuhan di masa depan, serta kemakmuran. Anak yang sehat dan bahagia akan menjadi anggota masyarakat yang produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Melakukan investasi di bidang ini sangat penting untuk mewujudkan aspirasi Indonesia yang tinggi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Infrastruktur...
Utang Infrastruktur RI Tembus Rp101 Triliun, Terbesar dari Bank Dunia
Bank Dunia Perkirakan...
Bank Dunia Perkirakan Kerusakan Infrastruktur di Ukraina Mencapai Rp861,1 Triliun
Dorong Konektivitas...
Dorong Konektivitas dan Pemerataan, BNI Gelontorkan Pembiayaan Triliunan ke Sektor Infrastruktur
Bank Mandiri Kucurkan...
Bank Mandiri Kucurkan Kredit Infrastruktur Rp301,77 Triliun di 2023
Infrastruktur Disiapkan,...
Infrastruktur Disiapkan, BI Percepat Penerbitan Rupiah Digital
Ajang Mendorong Perkembangan...
Ajang Mendorong Perkembangan Dunia Infrastruktur Indonesia
Berita Terkini
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
41 menit yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
55 menit yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
1 jam yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
2 jam yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
2 jam yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved