Bappenas Umumkan Pemenang Karya Ilmiah soal Ketimpangan Indonesia

Senin, 24 Juli 2017 - 21:36 WIB
Bappenas Umumkan Pemenang...
Bappenas Umumkan Pemenang Karya Ilmiah soal Ketimpangan Indonesia
A A A
JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BadanPerencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) hari ini mengumumkan 44 pemenang karya ilmiah dari total 555 abstrak dan makalah yang telah diterima melalui proses Call for Papers seputar persoalan ketimpangan di Indonesia.

Pemenang karya tersebut akan menyampaikan hasilpemikirannya bersama-sama dengan para ahli ketimpangan dunia dalam acara Indonesia Development Forum (IDF) 2017, tanggal 9-10 Agustus di Gama Tower, Jakarta.

Seperti diketahui, Indonesia Development Forum 2017 adalah konferensi internasional tahunan pertama yang digagas untuk merintis forum pertukaran gagasan, pengalaman, dan inisiatif terobosan bagi pemangku kepentingan dalam mengatasi tantangan pembangunan di Indonesia.

IDF 2017 merupakan kerja sama antara Bappenas dengan Pemerintah Australia melalui program Knowledge Sector Initiative (KSI). Tema tahun ini yakni 'Memerangi Ketimpangan untuk Pertumbuhan yang Lebih Baik' (Fighting Inequality for Better Growth).

Menteri PPN Bambang Brodjonegoro mengatakan, untuk memerangi ketimpangan yang menjadi tantangan pemerintah Indonesia, tidak bisa dikerjakan sendiri. Seluruh masyarakat harus mendukung demi terciptanya keseimbangan sosial yang baik.

"Mengatasi tantangan tersebut, bukan hanys tanggung jawab pemerintah semata, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak bisa menyelesaikan semua persoalan ketimpangan di bernagai daerah dengan satu kebijakan saja," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (24/7/2017)

Untuk seleksi 44 karya ilmiah terbaik dari 555 naskah yang diterima tersebut, melibatkan 17 penilai dari beragam bidang kepakaran yang berasal dari berbagai kalangan, baik dari kementerian/lembaga, universitas, lembaga penelitian, lembaga swadaya masyarakat dan lembaga mitra pembangunan.

"Tingginya angka partisipasi pengiriman karya ilmiah menunjukkan besarnya perhatian berbagai kalangan dalam menyampaikan sumbangsih untuk mencari jalan keluar terbaik dalam menghadapi kompleksitas persoalan ketimpangan pembangunan di Indonesia," kata Bambang,

Selain itu, ini merupakan hasil-hasil pemikiran multi-perspektif dan inter-disipliner yang didasarkan pada bukti, praktik cerdas, dan riset berkualitas menjadi masukan berharga bagi Bappenas sebagai institusi perencanaan pembangunan nasional dalam penyusunan kebijakan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Penilaian yang dilakukan berhasil menyaring karya tulis terbaik dengan latar belakang yang beragam meliputi pemerintahan, universitas dalam dan luar negeri, serta lembaga penelitian di berbagai pelosok Indonesia dan negara lain diantaranya Australia, Jepang, Malaysia, Jerman, Belanda dan Denmark.

Untuk daftar nama lengkap pemenang dapat diperoleh di website Indonesia Development Forum http://indonesiadevelopmentforum.com.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Kepala Bappenas Ingin...
Kepala Bappenas Ingin Gorontalo Pimpin Pemulihan Ekonomi Indonesia Timur
Resiko Kenaikan Tarif...
Resiko Kenaikan Tarif PPN bagi Seluruh Sektor Ekonomi
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
7 menit yang lalu
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
17 menit yang lalu
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
20 menit yang lalu
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
29 menit yang lalu
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved