IHSG Siang Tergelincir ke Zona Merah, Rupiah Lesu
Selasa, 25 Juli 2017 - 12:29 WIB
IHSG Siang Tergelincir ke Zona Merah, Rupiah Lesu
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada sesi I perdagangan, setelah sempat mencatatkan hasil positif pada sesi pagi. Pelemahan bursa saham Tanah Air terjadi saat rupiah masih lesu terhadap USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.317/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.305/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.306-Rp13.325/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp13.321/USD atau mulai merosot dari sebelumnya Rp13.309/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.314-Rp13.325/USD.
Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan usai tergelincir pada level Rp13.320/USD. Posisi ini menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp13.319/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan, Selasa (25/7/2017) berkurang 12,13 poin atau 0,21% ke level 5.789,45 dan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 3,78 poin atau 0,07% menjadi 5.805,37. Pada perdagangan kemarin, IHSG meningkat 0,63 poin atau 36,16% menjadi 5.801,59.
Sektor saham hingga perdagangan siang terlihat bergerak variatif. Kejatuhan terdalam dialami sektor pertanian yang anjlok 1,31% di tengah isu beras oplosan serta sektor industri dasar melemah 1,29% sedangkan kenaikan tipis terjadi pada infrastruktur 0,18%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,40 miliar dengan 3,43 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp99,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp799,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp700,01 miliar. Tercatat 130 saham naik, 179 turun dan 126 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) serta PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.317/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.305/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.306-Rp13.325/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp13.321/USD atau mulai merosot dari sebelumnya Rp13.309/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.314-Rp13.325/USD.
Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan usai tergelincir pada level Rp13.320/USD. Posisi ini menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp13.319/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan, Selasa (25/7/2017) berkurang 12,13 poin atau 0,21% ke level 5.789,45 dan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 3,78 poin atau 0,07% menjadi 5.805,37. Pada perdagangan kemarin, IHSG meningkat 0,63 poin atau 36,16% menjadi 5.801,59.
Sektor saham hingga perdagangan siang terlihat bergerak variatif. Kejatuhan terdalam dialami sektor pertanian yang anjlok 1,31% di tengah isu beras oplosan serta sektor industri dasar melemah 1,29% sedangkan kenaikan tipis terjadi pada infrastruktur 0,18%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,40 miliar dengan 3,43 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp99,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp799,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp700,01 miliar. Tercatat 130 saham naik, 179 turun dan 126 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) serta PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
(akr)
Lihat Juga :