Tak Boleh Disubsidi Terus, Tol Laut Didorong untuk Mandiri

Selasa, 25 Juli 2017 - 23:40 WIB
Tak Boleh Disubsidi...
Tak Boleh Disubsidi Terus, Tol Laut Didorong untuk Mandiri
A A A
JAKARTA - Pengamat Maritim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Raja Oloan Saut Gurning mengatakan, pendanaan program tol laut tidak bisa disubsidi terus menerus. Dibutuhkan kemandirian agar program ini berjalan dengan baik ke depan

"Harus bisa mandiri. Caranya tinggal melihat ada tidak ketertarikan pelayaran swasta di sana ketika tidak disubsidi lagi," ujarnya.

Selama ini, permasalahan mendasar kapal barang logistik dari barat ke timur belum seimbang. Artinya, jika kapal berangkat dari wilayah Barat membawa barang atau kebutuhan logistik, pemilik kapal harus berpikir supaya kapal tidak dalam keadaan kosong.

"Makanya, tidak mungkin disubsidi terus menerus. Minimal harus ada barang yang diangkut dari wilayah timur menuju ke wilayah barat. Bukan hanya wilayah terus yang membawa barang saja," terangnya.

(Baca: Kemenhub Komitmen Jalankan Program Tol Laut )

Permasalahan lain, lanjut dia, integrasi angkutan masih belum padu. Artinya, ketika barang telah singgah di salah satu pelabuhan wilayah timur yang dituju biaya angkut ke tangan terakhir konsumen masih terbilang mahal.

"Misalnya, ketika kapal sudah sandar di pelabuhan Papua. Nah, untuk mengirim barang ini tentu butuh transportasi. Kalau mau ke Wamena atau daerah lain yang medannya sulit mau tidak mau harus menggunakan kapal. Jadi integrasinya yang perlu," pungkas dia.

Pemerintah sendiri melalui Kementerian Perhubungan (Kemnhub) masih terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan tol laut di lapangan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan optimalisasi 13 trayek memanfaatkan program Rumah Kita yang tersebar di sejumlah titik. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Adapun Rumah Kita merupakan pusat logistik yang dikelola oleh sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) diantaranya PT Pelindo I, II, III dan Pelindo IV serta PT Pelni dan PT ASDP. Salah satu fungsi Rumah Kita yakni mampu mendistribusikan komoditas secara lebih efektif sehingga disparitas harga menurun.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Mati-matian...
Kemenhub Mati-matian Menghidupkan Program Tol Laut
Program Tol Laut Masih...
Program Tol Laut Masih Jadi Andalan Distribusi Logistik
Keberlanjutan Program...
Keberlanjutan Program Tol Laut di Pemerintahan Prabowo - Gibran
6 Tahun Berjalan, Luhut...
6 Tahun Berjalan, Luhut Sebut Kekurangan dari Program Tol Laut
Intip Kontribusi Program...
Intip Kontribusi Program Tol Laut Usai Berjalan Selama 7 Tahun
Program Tol Laut, Pemerintah...
Program Tol Laut, Pemerintah Diminta Pertegas Fungsi Dinas Perdagangan Daerah
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon 20% Tarif Tol...
Diskon 20% Tarif Tol Jakarta-Semarang untuk Mudik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved