Rupiah Siang Ambruk Saat IHSG Balik Menguat ke Level 5.821
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:44 WIB
Rupiah Siang Ambruk Saat IHSG Balik Menguat ke Level 5.821
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini makin lesu ke zona merah, untuk semakin ambruk sejak pembukaan pagi tadi. Kejatuhan mata uang Garuda terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik arah ke zona hijau
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.333/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.325/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.323-Rp13.337/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.336/USD atau tercatat memburuk dari kemarin pada posisi Rp13.327/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.325-Rp13.340/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp13.334/USD. Posisi ini cenderung tertekan dari posisi kemarin di level Rp13.320/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan balik perkasa dengan tambahan 7,53 poin atau 0,13% menjadi 5.821,06 setelah sempat tergelincir tadi pagi yang dibuka turun 2,21 poin atau setara dengan 0,04% ke level 5.811,32. Sedangkan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup naik 5.813,53.
Sektor saham dalam negeri secara keseluruhan bergerak menguat ketika sektor keuangan menguat tertinggi mencapai 0,66% diikuti pertambangan yang bertambah 0,54%. Sedangkan sektor infrastruktur melemah terdalam sebesar 0,74%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,58 miliar dengan 4,81 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,95 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp7,24 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp5,28 triliun. Tercatat 178 saham naik, 137 turun dan 107 saham mendatar.
Beberapa sahan yang menguat di antaranya PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT). Sementara saham yang melemah yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) serta PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB).
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.333/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.325/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.323-Rp13.337/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.336/USD atau tercatat memburuk dari kemarin pada posisi Rp13.327/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.325-Rp13.340/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp13.334/USD. Posisi ini cenderung tertekan dari posisi kemarin di level Rp13.320/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan balik perkasa dengan tambahan 7,53 poin atau 0,13% menjadi 5.821,06 setelah sempat tergelincir tadi pagi yang dibuka turun 2,21 poin atau setara dengan 0,04% ke level 5.811,32. Sedangkan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup naik 5.813,53.
Sektor saham dalam negeri secara keseluruhan bergerak menguat ketika sektor keuangan menguat tertinggi mencapai 0,66% diikuti pertambangan yang bertambah 0,54%. Sedangkan sektor infrastruktur melemah terdalam sebesar 0,74%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,58 miliar dengan 4,81 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,95 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp7,24 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp5,28 triliun. Tercatat 178 saham naik, 137 turun dan 107 saham mendatar.
Beberapa sahan yang menguat di antaranya PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT). Sementara saham yang melemah yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) serta PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB).
(akr)
Lihat Juga :