Pertamina MOR V Tambah Stok Avtur 69% Selama Musim Haji

Jum'at, 28 Juli 2017 - 12:04 WIB
Pertamina MOR V Tambah...
Pertamina MOR V Tambah Stok Avtur 69% Selama Musim Haji
A A A
SURABAYA - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus menambah pasokan avtur sebanyak 69% dari rata-rata penyaluran normal harian untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar musim haji 2017.
Pasokan tambahan ini disiapkan di Bandara Internasional Juanda dan Bandara Internasional Lombok untuk membantu kelancaran dalam transportasi ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah.

General Manager Pertamina MOR V Jatimbalinus Herman MZ menuturkan, Pertamina menyiapkan tambahan penyaluran avtur sebanyak 434 kiloliter (KL) per hari menjadi 1.594 KL per hari. Jumlah pasokan tambahan itu jauh leih banyak dari rata-rata penyaluran regular harian sebesar 1.160 KL per hari.

Selama ini DPPU Juanda dalam kondisi normal melayani kurang lebih sebanyak 200 pesawat dengan rata rata penyaluran harian sebanyak 1.050 KL. "Dengan penambahan penerbangan untuk penerbangan haji ini konsumsi harian bertambah menjadi 1.450 KL naik sebanyak 38% dari konsumsi harian normal," ujar Herman, Surabaya, Kamis (27/07/2017).

Untuk penerbangan haji, Bandara Internasional Juanda melayani empat penerbangan dalam sehari. Jumlah kelompok terbang (kloter) yang akan dilayani sebanyak 83 dari sebelumnya 64 kloter.

Sementara, embarkasi Surabaya penerbangan haji berlangsung 28 Juli sampai 26 Agustus 2017 dan kepulangan haji pada 7 September sampai 5 Oktober 2017. Untuk pengisian di Bandara Juanda Pertamina memanfaatkan enam hydrant dispenser yang tersedia baik di terminal 1 I dan II serta penggunaan 11 refueler.

Herman juga menjelaskan, penambahan ini untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji di embarkasi haji melalui Bandara Internasional Juanda dan Bandara Internasional Lombok. "Kami memastikan kelancaran dan ketersediaan pasokan avtur selama musim Haji 2017. Harapannya dapat memberikan rasa aman dan nyaman baik pihak yang melayani kegiatan serta jamaah hajinya," tuturnya.

Area Manager Communication & Relation Pertamina Jatimbalinus Heppy Wulansari menambahkan, untuk kebutuhan di Bandara Internasional Lombok dalam kondisi normal DPPU Lombok melayani 36 penerbangan dengan rata rata penyaluran harian sebanyak 110 KL. Dengan penambahan penerbangan haji ini konsumsi harian bertambah menjadi 114 KL naik 31% dari konsumsi harian normal.

Untuk penerbangan haji di Bandara Internasional Lombok hanya ada satu penerbangan dalam sehari. Penerbangan itu memiliki jumlah Kloter sebanyak 10 dengan pesawat sebelumnya menggunakan jenis A330 menjadi B747-400. Pengisian Avtur di Bandara Internasional Lombok didukung oleh lima refueller.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
9 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
10 jam yang lalu
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved