Hanya Dalam 5 Hari, 7.500 TKI Mendaftar Program BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 06 Agustus 2017 - 20:59 WIB
Hanya Dalam 5 Hari, 7.500 TKI Mendaftar Program BPJS Ketenagakerjaan
A
A
A
MALANG - Hanya dalam waktu 5 hari sejak BPJS Ketenagakerjaan ditunjuk sebagai pelaksana perlindungan jaminan sosial tenaga kerja indonesia (TKI) di luar negeri, sudah lebih dari 7.500 TKI menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan infrastruktur yang dimiliki, BPJS Ketenagakerjaan optimistis dapat memenuhi ekspektasi seluruh stakeholder.
BPJS Ketenagakerjaan turun langsung guna memastikan infrastruktur dan layanan bagi para calon TKI/ TKI yang mendaftarkan diri di kantor cabang, khususnya di kota-kota yang merupakan kantong TKI.
"Ada sekitar 21 kota/kabupaten yang merupakan kantong TKI dengan jumlah yang cukup besar. Kami memastikan infrastruktur dan layanan yang diberikan di kota-kota tersebut harus mampu mengantisipasi lonjakan pendaftaran pada program perlindungan TKI," kata Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informatika BPJS Ketenagakerjaan Sumarjono dalam rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (6/8/2017).
Menurut Sumarjono, jumlah calon pekerja yang akan bekerja ke luar negeri cukup banyak. Hal ini berdampak pada pendaftaran perlindungan TKI yang tinggi.
Sumarjono sendiri turun langsung ke Kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) yang memiliki potensi yang cukup besar sebagai salah satu kantung TKI di wilayah Jawa Timur. Tingginya jumlah TKI yang mendaftar ini semakin mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan program perlindungan bagi TKI ini harus berjalan sebagaimana mestinya.
”Ke depannya kami akan menjajaki kemungkinan penempatan karyawan BPJS Ketenagakerjaan di kantor P4TKI, agar para calon TKI ataupun TKI dapat dengan mudah mendapatkan informasi dan akses pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dalam satu atap," ujarnya.
Hingga saat ini, sebanyak 11 kantor wilayah, 122 kantor cabang, dan 203 kantor cabang perintis siap melayani pendaftaran serta pelayanan klaim seluruh peserta atau calon peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kanal pendaftaran online juga telah disiapkan melalui www.tki.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Koordinator P4TKI Wilayah Malang Muhammad Iqbal mendukung BPJS Ketenagakerjaan yang turun langsung ke lapangan. Dia berharap, langkah-langkah strategis yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan ini dapat berpengaruh signifikan terhadap cakupan perlindungan calon TKI/ TKI di seluruh Indonesia.
BPJS Ketenagakerjaan turun langsung guna memastikan infrastruktur dan layanan bagi para calon TKI/ TKI yang mendaftarkan diri di kantor cabang, khususnya di kota-kota yang merupakan kantong TKI.
"Ada sekitar 21 kota/kabupaten yang merupakan kantong TKI dengan jumlah yang cukup besar. Kami memastikan infrastruktur dan layanan yang diberikan di kota-kota tersebut harus mampu mengantisipasi lonjakan pendaftaran pada program perlindungan TKI," kata Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informatika BPJS Ketenagakerjaan Sumarjono dalam rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (6/8/2017).
Menurut Sumarjono, jumlah calon pekerja yang akan bekerja ke luar negeri cukup banyak. Hal ini berdampak pada pendaftaran perlindungan TKI yang tinggi.
Sumarjono sendiri turun langsung ke Kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) yang memiliki potensi yang cukup besar sebagai salah satu kantung TKI di wilayah Jawa Timur. Tingginya jumlah TKI yang mendaftar ini semakin mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan program perlindungan bagi TKI ini harus berjalan sebagaimana mestinya.
”Ke depannya kami akan menjajaki kemungkinan penempatan karyawan BPJS Ketenagakerjaan di kantor P4TKI, agar para calon TKI ataupun TKI dapat dengan mudah mendapatkan informasi dan akses pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dalam satu atap," ujarnya.
Hingga saat ini, sebanyak 11 kantor wilayah, 122 kantor cabang, dan 203 kantor cabang perintis siap melayani pendaftaran serta pelayanan klaim seluruh peserta atau calon peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kanal pendaftaran online juga telah disiapkan melalui www.tki.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Koordinator P4TKI Wilayah Malang Muhammad Iqbal mendukung BPJS Ketenagakerjaan yang turun langsung ke lapangan. Dia berharap, langkah-langkah strategis yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan ini dapat berpengaruh signifikan terhadap cakupan perlindungan calon TKI/ TKI di seluruh Indonesia.
(poe)
Lihat Juga :