Menko Darmin Yakin Kemiskinan Bisa Ditekan di Bawah 10%

Rabu, 09 Agustus 2017 - 17:31 WIB
Menko Darmin Yakin Kemiskinan...
Menko Darmin Yakin Kemiskinan Bisa Ditekan di Bawah 10%
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution yakin angka kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia bisa turun di bawah 10%. Hal ini menanggapi anggapan sejumlah pihak yang menyangsikan kemiskinan di Tanah Air bisa turun di bawah 10%.

Caranya yaitu dengan memperbaiki proses penyaluran bantuan sosial. Hal ini bertujuan agar bantuan sosial yang digelontorkan pemerintah bisa tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Artinya begini, berbagai bantuan sosial itu sudah mulai harus dibikin konvergen. Itu harus lebih terarah dan fokus. Enggak boleh lagi masing masing sasarannya tidak konvert. Artinya, kita harus effort yang lebih besar dibanding masa lalu, PKH begini, rastra begini, kartu pintar begini, subsidi lain lagi," tuturnya di Gama Tower, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Misalnya, lanjut Darmin, dengan mengubah penyaluran beras sejahtera (rastra) melalui kartu. Dengan demikian, masyarakat pemegang kartu bisa membeli secara langsung berasnya di pasar sesuai kebutuhan, bukan hanya menunggu datangnya bantuan rastra tersebut.

"Subsidi pupuk kok dikasih ke pabrik pupuk. Itu sampai enggak ke rakyatnya? Semua ini harus dikonvergenkan, tapi itu bukan barang yang bisa diubah begitu saja. Nah, ini kan mereka ada cost-nya. Misalnya rastra, dikasihnya uang nontunai, pakai kartu, berarti apa, berasnya beli di pasar," terang dia.

Pasalnya, jika program bantuan sosial ke depannya bisa berjalan dengan baik, maka bukan tidak mungkin tingkat kemiskinan bisa ditekan di bawah 10%.

"Kita sekarang ini baru mencoba mengonversi rastra dalam bentuk beras menjadi nontunai. Ini kombinasi dengan PKH. Yang lain biarin dulu sampai nyetel masing masing, baru nanti kita betulin yang lain. Tapi jangan artikan 10% itu sulit, di bawah 10% sulit. Saya kira kita masih bisa, tapi memang sudah mulai kita perbaiki, misalnya bantuan sosial lebih konvergen," jelas Darmin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
6 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
7 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
8 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
8 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
8 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved