IHSG Dibuka Menghijau Iringi Lesatan Bursa Jepang
Selasa, 15 Agustus 2017 - 09:31 WIB
IHSG Dibuka Menghijau Iringi Lesatan Bursa Jepang
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini dibuka menghijau saat mayoritas bursa Asia meningkat. Bursa saham Tanah Air pagi ini menguat 13,83 poin setara 0,24% ke level 5.815,32.
Pada perdagangan awal pekan kemarin, IHSG ditutup naik 35,35 poin atau 0,61% ke level 5.801,49 ketika pasar saham Asia secara keseluruhan berakhir lebih tinggi setelah PDB Jepang melebihi ekspektasi ekonomi. Secara keseluruhan sektor saham terlihat bergerak positif dipimpin aneka industri.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp132 miliar dengan 285 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp13,65 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp31,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp45,1 miliar. Tercatat 126 saham naik, 37 saham turun dan 72 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp200 menjadi Rp12.200, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) bertambah Rp100 menjadi Rp7.400 serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) meningkat Rp90 ke posisi Rp3.640.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT United Tractors Tbk. (UNTR) turun Rp225 menjadi Rp29.675, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) berkurang Rp200 menjadi Rp66.600 dan PT Medco Energi International Tbk (MEDC) menyusut Rp30 menjadi Rp2.770.
Dikutip dari CNBC, Selasa (15/8/2017) sebagian besar bursa saham Asia mendapatkan dorongan untuk berada dalam tren positif, ketika indeks Nikkei Jepang hampir melonjak sebesar 1%. Ekuitas di Asia mengikuti jejak Wall Street yang pada perdagangan kemarin waktu setempat bangkit setelah sempat tertekan seiring ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut).
Indeks Nikkei Jepang tercatat naik 0,96% di awal sesi untuk kemudian terus melesat ke level 19.798,48 dengan tambahan 261,38 poin yang setara dengan 1,34%. Greenback terlihat menguat terhadap Yen, saat indeks pada sesi sebelumnya mencetak kenaikan mendekati 1%. Di sisi lain pasar saham India dan indeks Kospi di Korea Selatan ditutup karena hari libur.
Sementara indeks Australia yakni ASX 200 bertambah tipis 0.62% usai mendapatkan dorongan dari sub sektor kesehatan dan investasi real estate di Aussie mencetak keuntungan. Selain itu sub indeks keuangan juga meningkat mencapai sebesar 0,62%. Di daratan China, komposit Shanghai menghijau ke level 3.253,39 dengan peningkatan 16,03 poin atau 0,50%.
Pada perdagangan awal pekan kemarin, IHSG ditutup naik 35,35 poin atau 0,61% ke level 5.801,49 ketika pasar saham Asia secara keseluruhan berakhir lebih tinggi setelah PDB Jepang melebihi ekspektasi ekonomi. Secara keseluruhan sektor saham terlihat bergerak positif dipimpin aneka industri.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp132 miliar dengan 285 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp13,65 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp31,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp45,1 miliar. Tercatat 126 saham naik, 37 saham turun dan 72 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp200 menjadi Rp12.200, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) bertambah Rp100 menjadi Rp7.400 serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) meningkat Rp90 ke posisi Rp3.640.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT United Tractors Tbk. (UNTR) turun Rp225 menjadi Rp29.675, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) berkurang Rp200 menjadi Rp66.600 dan PT Medco Energi International Tbk (MEDC) menyusut Rp30 menjadi Rp2.770.
Dikutip dari CNBC, Selasa (15/8/2017) sebagian besar bursa saham Asia mendapatkan dorongan untuk berada dalam tren positif, ketika indeks Nikkei Jepang hampir melonjak sebesar 1%. Ekuitas di Asia mengikuti jejak Wall Street yang pada perdagangan kemarin waktu setempat bangkit setelah sempat tertekan seiring ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut).
Indeks Nikkei Jepang tercatat naik 0,96% di awal sesi untuk kemudian terus melesat ke level 19.798,48 dengan tambahan 261,38 poin yang setara dengan 1,34%. Greenback terlihat menguat terhadap Yen, saat indeks pada sesi sebelumnya mencetak kenaikan mendekati 1%. Di sisi lain pasar saham India dan indeks Kospi di Korea Selatan ditutup karena hari libur.
Sementara indeks Australia yakni ASX 200 bertambah tipis 0.62% usai mendapatkan dorongan dari sub sektor kesehatan dan investasi real estate di Aussie mencetak keuntungan. Selain itu sub indeks keuangan juga meningkat mencapai sebesar 0,62%. Di daratan China, komposit Shanghai menghijau ke level 3.253,39 dengan peningkatan 16,03 poin atau 0,50%.
(akr)
Lihat Juga :