Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Pelemahan USD

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 11:00 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Pelemahan USD
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia naik tajam, karena dolar Amerika Serikat (USD) melemah dan pengebor AS memotong rig, memberikan sebuah kenaiakn yang mendorong patokan global minyak mentah Brent ke kenaikan mingguan. Sementara, harga minyak mentah AS hampir mendatar pada pekan ini.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (19/8/2017), harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI)untuk pengiriman September naik USD1,42 menjadi USD48,51 per barel, atau mengalami kenaikan 3%. Harga minyak brent untuk pengiriman Oktober juga naik naik USD1,69 menjadi USD52,72 per barel, atau naik 3,3%.

Harga minyak mentah brent dan AS keduanya telah menuju penurunan mingguan lebih dari 2%. Namun, kenaikan tajam ini membuat brent mendapat kenaikan mingguan 1,5% dan minyak mentah AS mengakhiri pekan ini hampir mendatar, atau turun tipis 0,3%.

Perusahaan energi AS memotong rig minyak untuk pekan kedua, perusahaan jasa energi Baker Hughes melaporkan, dengan drillers memotong rencana pengeluaran sebagai reaksi terhadap penurunan harga minyak mentah.

Baker Hughes mengatakan, drillers memotong lima rig minyak dalam pekan sampai 18 Agustus, sehingga jumlah totalnya turun menjadi 763. Awal pekan ini, data pemerintah menunjukkan bahwa produksi minyak mentah di AS masih meningkat.

Tariq Zahir, anggota pendiri di Tyche Capital Advisors memperingatkan bahwa meski terjadi kenaikan kemarin, fundamental untuk minyak tetap bearish karena mendekati akhir musim berkendara AS.

"Pertanyaan utamanya adalah apakah kita akan terus melihat jenis persediaan menarik yang mungkin menunjukkan keseimbangan permintaan pasokan semakin ketat dalam beberapa pekan ke depan," kata Gene McGillian, direktur riset pasar di Tradition Energy.

Ekspor minyak mentah Nigeria diperkirakan akan turun menjadi 1,72 juta barel per hari (bpd) pada Oktober. Tanda-tanda kekesalan pasokan sudah mulai muncul di AS, konsumen minyak terbesar di dunia.

Meskipun mengalami lonjakan 13%, produksi C-OUT-T-EIA sejak pertengahan 2016 sampai 9,5 juta barel per hari, persediaan minyak mentah nasional C-STK-T-EIA turun 13% dari catatan Maret mereka di bawah tingkat 2016.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
3 menit yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
42 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved