Tekan Defisit, Pengusaha Jatim Didorong Ekspansi ke Maroko

Jum'at, 25 Agustus 2017 - 14:47 WIB
Tekan Defisit, Pengusaha...
Tekan Defisit, Pengusaha Jatim Didorong Ekspansi ke Maroko
A A A
SURABAYA - Pengusaha asal Jawa Timur (Jatim) didorong oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk berekspansi ke Maroko, dalam upaya mengurangi defisit perdagangan antara Jatim dengan negara beribukota Rabat tersebut. Data Pemprov Jatim menunjukkan, selama semester I/2017, ekspor Jatim ke Maroko sebesar USD7 juta. Sedangkan impor dari Maroko sebesar USD17 juta.

Di 2016, ekspor ke Maroko sebesar USD11 juta dan impor USD45 juta. Sementara pada tahun 2015, ekspor USD10 juta dan impor USD91 juta. Sebelumnya di 2014, ekspor sebesar USD16 juta dan impor dari Maroko USD119 juta. "Perdagangan Jatim selama ini dengan Maroko terus defisit," ujar Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf usai menerima kunjungan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, Jumat (25/8/2017).

Sambung Ia menerangkan, komoditas yang banyak didatangkan dari Maroko di antaranya, garam, belerang, kapur dan tembaga. Sedangkan komoditas yang diekspor ke negara kerajaan tersebut adalah bahan kimia organik, kopi, teh, rempah-rempah, lemak, minyak nabati, dan kapas gumpalan. "Kopi menjadi salah satu komoditas andalan ekspor ke Maroko. Makanya, saya minta ada pengusaha di Jatim yang membuka perusahaan kopi di Maroko," pinta Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Sementara itu, Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah mengaku akan meningkatkan kerja sama dengan Jatim. Potensi di Jatim sangat besar, terutama dari sumber daya alam. Tak hanya di bidang investasi, tapi juga pendidikan. Saat ini ada ratusan warga dari Jatim yang belajar di Maroko. Begitu pula banyak warga Maroko yang belajar di Jatim.

Kerjas ama antara Indonesia, khususnya dengan Jatim sudah berlangsung sejak era Orde Lama. "Kami akan tingkatkan bea siswa warga Maroko untuk bisa menimba ilmu di perguruan tinggi di Jatim," katanya.

Sebagai informasi, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, ekspor Jatim selama Januari sampai Juli tahun 2017 mencapai USD10,9 miliar, turun 2,95% dibanding ekspor periode yang sama tahun 2016 yang mencapai USD11,2 miliar. Nilai ekspor pada Juli mencapai USD1,5 miliar, naik 14,92% dibanding Juni yang mencapai USD1,3 miliar.

Dari sisi komoditi, ekspor migas selama Januari sampai Juli mencapai USD689,72 juta, naik 31,11% dibanding ekspor migas periode yang sama tahun 2016 yang mencapai USD526,05 juta. Sedangkan di periode ini, ekspor non migas mencapai USD10,2 miliar turun 4,62% dibanding periode yang sama tahun 2016 yang mencapai USD10,7 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kolaborasi DKI Jakarta-Jawa...
Kolaborasi DKI Jakarta-Jawa Timur Berbalut Misi Dagang dan Investasi
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
HIPMI Jatim Apresiasi...
HIPMI Jatim Apresiasi Strategi Gubernur Khofifah Pacu Perdagangan
3 Alasan China Senang...
3 Alasan China Senang Indonesia Resmi Masuk Anggota BRICS, Keduanya Punya Hubungan Ekonomi yang Kuat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved