Paket Insentif Angkasa Pura II bagi Maskapai Akan Berlanjut

Selasa, 29 Agustus 2017 - 15:53 WIB
Paket Insentif Angkasa...
Paket Insentif Angkasa Pura II bagi Maskapai Akan Berlanjut
A A A
JAKARTA - PT Angkasa Pura II (AP II) menegaskan dukungan dalam memajukan industri penerbangan di antaranya melalui insentif kepada maskapai guna mendorong peningkatan lalu lintas transportasi udara. Sebelumnya, AP II memberikan insentif berupa cash incentive kepada maskapai yang melayani penerbangan domestik pada tanggal 17 Agustus 2017 di seluruh bandara di bawah pengelolaan perusahaan.

Pada penerbangan domestik tanggal tersebut, cash incentive yang diberikan sebesar 17% dari biaya Jasa Pendaratan (landing charge), lalu 8% dari biaya Jasa Counter (counter fee) dan 45% dari biaya Jasa Aviobridge. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, program insentif AP II dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-72 telah diberikan kepada maskapai dengan total penumpang sebanyak 214.273 penumpang dalam 1.837 penerbangan pada tanggal 17 Agustus lalu di 13 bandara AP II.

“Ke depannya pola pemberian insentif ini akan terus dilakukan, baik berupa cash incentive maupun yang bersifat noncash incentive. Noncash incentive bisa dalam bentuk join promotion dengan cara publikasi secara gratis di media-media promosi di bandara agar informasi terkait rute-rute maskapai dapat diketahui publik dan pada akhirnya meningkatkan traffic maskapai tersebut,” ujar Muhammad Awaluddin melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Adapun sambutan baik terhadap program insentif yang diberikan AP II di antaranya diutarakan oleh Lion Air dan Citilink. Managing Director Lion Air Group Capt. Daniel Putut menuturkan, inilah yang ditunggu oleh maskapai, AP II mendukung penuh dalam memajukan industri penerbangan di Indonesia

Sementara itu, CEO Citilink Juliandra Nurtjahjo mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada AP II atas adanya kebijakan insentif yang mendukung operasional maskapai ini.

Adapun Muhammad Awaluddin menambahkan dalam waktu dekat kami akan meluncurkan kembali program insentif khusus yang intinya untuk meningkatkan produktifitas dan utilisasi pesawat maskapai maupun alat produksi di bandara di bawah AP II.

"Program-program insentif oleh AP II pada tahun ini juga guna mendukung pengembangan secara fisik di bandara-bandara termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang diantaranya tengah bersiap menyambut operasional Skytrain, di mana selain itu perusahaan juga tengah mengembangkan konsep Digital Airport di seluruh bandara yang dikelola," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan Angkasa...
Mengenal Perbedaan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II
PT Angkasa Pura II Rumuskan...
PT Angkasa Pura II Rumuskan Protokol Antisipasi New Normal
PT Angkasa Pura II Catat...
PT Angkasa Pura II Catat Peningkatan Penumpang Pesawat 19%
Konsumsi Avtur Sumbagsel...
Konsumsi Avtur Sumbagsel Naik Seiring Bertambahnya Penerbangan
Kementerian BUMN Bakal...
Kementerian BUMN Bakal Gabung Angkasa Pura I dan II
Peduli UMKM, PT Angkasa...
Peduli UMKM, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Salurkan Bantuan Rp450 Juta
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
9 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
9 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
10 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
10 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved