Jalur Pipa Gas Cirebon-Semarang Segera Dibangun

Rabu, 30 Agustus 2017 - 12:25 WIB
Jalur Pipa Gas Cirebon-Semarang...
Jalur Pipa Gas Cirebon-Semarang Segera Dibangun
A A A
BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mendukung rencana pembangunan dan pendistribusian jalur pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang yang dijalankan oleh PT Rekayasa Industri dan PT Energi Negeri Mandiri (ENM).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jabar Eddy Iskandar Muda Nasution mengatakan, rencana pembangunan dan pendistribusian jalur pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang sudah masuk dalam rencana pengembangan energi di Jabar.

Menurutnya, dengan adanya pipa transmisi dan pendistribusian tersebut dapat memenuhi kebutuhan pemanfaatan gas bumi untuk bahan bakar pembangkit listrik, transportasi, rumah tangga, dan bahan baku industri yang ada di Jabar.

"Pipa ini transmisi yang menghubungkan dari barat ke timur untuk kebutuhan pasokan gas di pulau Jawa. Sampai saat ini proses pengerjaannya sudah sampai di Cirebon," kata dia di Bandung, Rabu (30/8/2017).

Eddy mengatakan, Pipa ini akan mengalirkan gas 350-500 mmfcfd. Di nanti dengan adanya aliran gas ini industri di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat akan tumbuh positif pada roda perekonomian masyarakat.

"Adanya pipa tersebut akan memenuhi kebutuhan gas di wilayah Jawa Barat maupun Jawa Tengah," ujarnya.

Direktur Sunergi Pengembangan dan Manajemen Risiko PT Rekayasa Industri, Yanuar Budinorman menuturkan pembangunan pipa gas Cirebon-Semarang merupakan bagian dari proyek integrasi pipa gas Trans Jawa yang direncanakan pembangunannya selesai pada 2021.

Adapun proyek Trans Jawa terdiri dari tiga proyek utama yaitu Jawa bagian barat yang meliputi jalur Cirebon-KHT sepanjang 84 km dan Tegalgede-Muara Tawar 50 km. Kedua, Jawa bagian utara yaitu jalur Semarang-Gresik sepanjang 271 km dan East Java Gas Pipeline (EJGP)-Grati sepanjang 22,1 km.

"Pembangunan ini pun akan menjadi infrastruktur gas dari timur pulau Jawa ke Barat sehingga menjadi energi kita yang dapat mengakselerasi diatribusi gas secara merata," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT ENM Hermawan Eriadi mengatakan, rencana pembangunan dan pendistribusian jalur pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang ini akan mendukung pula pembangunan anchor proyek strategis di Jabar seperti pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan Aerocity di Kertajati serta pelabuhan Patimban di Subang.

Sebagai anak perusahaan dari BUMD PT Migas Hulu Jabar, kata Hermawan, pihaknya mendukung upaya PT Rekayasa Industri untuk membangun pipa gas tersebut dalam rangka meningkatkan ketahanan energi nasional.

"Kami berkomitmen akan menggunakan pipa transmisi gas Cirebon-Semarang sebagai sarana menyalurkan gas di wilayah Jawa Barat," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan...
Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan 78 Km Dimulai
Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang...
Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang Akan Didanai APBN
PGN Bangun Proyek Interkoneksi...
PGN Bangun Proyek Interkoneksi Pipa SSWJ-WJA
PLN EPI Pastikan Konstruksi...
PLN EPI Pastikan Konstruksi Proyek Pipa WNTS–Pemping Segera Dimulai
Pemimpin Industri Pipa...
Pemimpin Industri Pipa Dunia Siap Perkuat Infrastruktur Indonesia
PLN EPI Mulai Pembangunan...
PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
3 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
3 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved