IHSG Tertunduk 15,71 Poin saat Bursa Asia Menanduk
Rabu, 30 Agustus 2017 - 16:27 WIB
IHSG Tertunduk 15,71 Poin saat Bursa Asia Menanduk
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (30/8/2017) tertunduk 15,71 poin atau 0,27% ke level 5.872,51.
Awal perdagangan, IHSG dibuka rebound dengan menguat 5,06 poin alias 0,09% ke level 5.893,27. Namun saat sesi I, indeks berbalik turun 3,72 poin atau 0,06% ke 5.884,49.
Rabu ini, indeks diperdagangkan di kisaran 5.863,15-5.893,90. Enam dari 10 sektor saham utama berakhir memerah, dengan sektor perdagangan turun 1,38%, disusul sektor konsumer negatif 0,97%. Kenaikan terjadi pada sektor infrastruktur sebesar 0,54%.
Dari 491 saham yang diperdagangkan, 196 tertekan, 166 menguat, dan 129 stagnan. Nilai transaksi saham mencapai Rp6,99 triliun dari 8,43 miliar lembar saham. Asing tercatat melakukan aksi jual sebesar Rp2,60 triliun, sementara aksi beli asing Rp2,49 triliun. Sehingga transaksi bersih asing negatif Rp101,58 miliar.
Tidak adanya sentimen positif dalam negeri dan pekan yang pendek, membuat IHSG berbalik ke zona merah setelah sempat menghijau di awal perdagangan.
Sementara itu, pasar Asia ditutup menguat menyusul kenaikan signifikan dari Wall Street semalam. Para pedagang sudah menyingkirkan kekhawatiran soal uji rudal Korea Utara pada Selasa kemarin. Mengutip dari CNBC, Rabu (30/8/2017), indeks Nikkei 225 Jepang ditutup naik 0,74% atau 143,99 poin ke level 19.506,54.
Indeks Kospi Korea Selatan berakhir naik tipis 0,32%, berkat kenaikan saham teknologi seperti SK Hynix yang ditutup naik 1,33% dan saham Samsung melonjak 3,77%.
Pasar Australia, ASX 200 ditutup naik tipis 0,01% atau 0,688 poin menjadi 5.669,7. Pasar Negeri Kanguru sempat fluktuatif menjelang penutupan karena tarik menarik antara saham telekomunikasi yang rugi 5,66% melawan kenaikan saham teknologi informasi dan konsumen.
Bursa China berakhir beragam, dengan indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,19% alias 329,60 poin ke 28.094,61. Namun kinerja pasar daratan lebih rendah, Shanghai turun 0,07% atau 2,23 poin, ditutup pada 3.362,99 dan Shenzhen tertahan di 0,35% atau 6,84 poin ditutup pada 1.938,90.
Awal perdagangan, IHSG dibuka rebound dengan menguat 5,06 poin alias 0,09% ke level 5.893,27. Namun saat sesi I, indeks berbalik turun 3,72 poin atau 0,06% ke 5.884,49.
Rabu ini, indeks diperdagangkan di kisaran 5.863,15-5.893,90. Enam dari 10 sektor saham utama berakhir memerah, dengan sektor perdagangan turun 1,38%, disusul sektor konsumer negatif 0,97%. Kenaikan terjadi pada sektor infrastruktur sebesar 0,54%.
Dari 491 saham yang diperdagangkan, 196 tertekan, 166 menguat, dan 129 stagnan. Nilai transaksi saham mencapai Rp6,99 triliun dari 8,43 miliar lembar saham. Asing tercatat melakukan aksi jual sebesar Rp2,60 triliun, sementara aksi beli asing Rp2,49 triliun. Sehingga transaksi bersih asing negatif Rp101,58 miliar.
Tidak adanya sentimen positif dalam negeri dan pekan yang pendek, membuat IHSG berbalik ke zona merah setelah sempat menghijau di awal perdagangan.
Sementara itu, pasar Asia ditutup menguat menyusul kenaikan signifikan dari Wall Street semalam. Para pedagang sudah menyingkirkan kekhawatiran soal uji rudal Korea Utara pada Selasa kemarin. Mengutip dari CNBC, Rabu (30/8/2017), indeks Nikkei 225 Jepang ditutup naik 0,74% atau 143,99 poin ke level 19.506,54.
Indeks Kospi Korea Selatan berakhir naik tipis 0,32%, berkat kenaikan saham teknologi seperti SK Hynix yang ditutup naik 1,33% dan saham Samsung melonjak 3,77%.
Pasar Australia, ASX 200 ditutup naik tipis 0,01% atau 0,688 poin menjadi 5.669,7. Pasar Negeri Kanguru sempat fluktuatif menjelang penutupan karena tarik menarik antara saham telekomunikasi yang rugi 5,66% melawan kenaikan saham teknologi informasi dan konsumen.
Bursa China berakhir beragam, dengan indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,19% alias 329,60 poin ke 28.094,61. Namun kinerja pasar daratan lebih rendah, Shanghai turun 0,07% atau 2,23 poin, ditutup pada 3.362,99 dan Shenzhen tertahan di 0,35% atau 6,84 poin ditutup pada 1.938,90.
(ven)
Lihat Juga :