Keliling Semarang Naik BRT Hanya Rp8

Minggu, 03 September 2017 - 23:16 WIB
Keliling Semarang Naik...
Keliling Semarang Naik BRT Hanya Rp8
A A A
SEMARANG - Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Jawa Tengah, akan memberlakukan tarif khusus hanya Rp8, pada pengguna Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang pada 16-18 September mendatang.

Tarif khusus tersebut hanya diberlakukan bagi pengguna yang melakukan pembayaran dengan non tunai dengan menggunakan e-tiketing BRT, Kartu Semarang Hebat dan juga T-Cash. Masyarakat bisa berkeliling Kota Semarang sepuasnya dari koridor satu ke koridor lainnya.

Plt. Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti mengatakan, tarif murah BRT diberikan dalam rangka HUT BRT Trans Semarang yang ke 8. Dikatakannya, tarif Rp8 diterapkan di semua koridor namun hanya berlaku pada pembayaran non tunai seperti melalui e-Ticketing BRT, Kartu Semarang Hebat dan T-Cash. BRT Trans Semarang sudah beroperasi selama delapan tahun dan memiliki enam koridor.

"Selama promo tarif murah BRT ini merupakan dua hari besar bagi dunia Perhubungan yakni pada 17 September yang merupakan hari Perhubungan Nasional dan tanggal 18 September, dimana launcing pertama kalinya BRT pada tahun 2009," katanya saat sosialisasi di Car Free Day di Jalan Pahlawan Kota Semarang, Minggu (3/9/2017).

Ia menambahkan, promo tersebut juga diberikan untuk semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan moda transportasi bus ketika bepergian, baik bekerja maupun ke sekolah. "Minat masyarakat saat ini sudah sangat baik, dan perlu kita tingkatkan terus," katanya.

Susilo salah satu pengguna BRT mengaku hampir setiap hari menggunakan moda transportasi, karena selain lebih murah juga sudah lebih nyaman. Hanya saja, kata dia, masih perlu terus ditingkatkan dalam hal pelayanan agar masyarakat semakin tertarik.

"Sejauh ini sudah baik tapi memang masih ada BRT yang ugal-ugalan, kadang juga masih lama menunggunya," kata warga Pydakpayung ini.

Sementara itu, pada sosialisasi tarif murah tersebut, juga disosialisasikan bus khusus pariwisata yang akan melayani wisatawan berkeliling Kota Semarang. Bus wisata itu menyita banyak perhatian masyarakat yang memadai Car Free Day. Karena penasaran dengan bus tingkat setinggi 4,2 meter itu, warga diizinkan untuk melihat ke dalam bus.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang M. Khadiq mengatakan, bus tersebut menurut rencana akan resmi diluncurkan pada 18 September mendatang. Saat ini, lanjutnya bus masih tahap uji coba. Ia mengatakan bus wisata tersebut akan digratiskan untuk masyarakat apabila mendapatkan subsidi penuh dari pemerintah.

"Kita akan lihat bagaimana animo masyarakat kalau memang dibutuhkan penambahan, tidak menutup kemungkinan akan ditambah, tapi itu baru bisa dilakukan di tahun 2018 mendatang," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tinjau Simpul Transportasi...
Tinjau Simpul Transportasi Terdampak Banjir, Menhub Langsung ke Bandara Ahmad Yani Semarang
Feeder 4 Trans Semarang...
Feeder 4 Trans Semarang Resmi Beroperasional
PKM Semarang: Hiburan-Wisata...
PKM Semarang: Hiburan-Wisata Ditutup, Jam Transportasi Dibatasi
Inggris Bantu Kota Semarang...
Inggris Bantu Kota Semarang Kembangkan Transportasi Publik Pendukung Pariwisata
Bandara Semarang Bersiap...
Bandara Semarang Bersiap Sambut Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN
Gelar Seminar Internasional,...
Gelar Seminar Internasional, PIP Semarang Siapkan SDM Bidang Transportasi Profesional
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
3 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
3 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
4 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved