Perkuat Bisnis IPC, BNI Berikan Port Services Financing

Senin, 04 September 2017 - 17:18 WIB
Perkuat Bisnis IPC,...
Perkuat Bisnis IPC, BNI Berikan Port Services Financing
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memperkuat bisnis untuk melayani para pengguna pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) khususnya secara lebih lengkap. BNI menjadi bank Indonesia pertama melayani Port Service Financing kepada para pengguna jasa kepelabuhanan yang dikelola IPC.

Kepastian terkait layanan BNI dalam bentuk Port Service Financing di IPC ini ini ditunjukkan dalam acara Sosialisasi dan Pemberian Apresiasi kepada Nasabah pengguna jasa kepelabuhanan yang dikelola Pelindo II atau Port Gathering BNI-Pelindo II di Jakarta, hari ini.

Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya, Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati, Direktur Keuangan IPC Iman Rachman, dan para pengguna jasa kepelabuhanan.

Dalam kegiatan Port Gathering BNI-Pelindo II ini ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BNI dan IPC tentang Kerja Sama Sistem Pembayaran Dalam Rangka Fasilitas Pembiayaan Atas Invoice Pengguna Jasa Kepelabuhanan oleh Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati dan Direktur Keuangan IPC Iman Rachman.

IPC terus berupaya memberikan kemudahan pelayanan untuk pengguna jasanya, baik dalam pelayanan operasional dengan modernisasi alat-alat bongkar muat maupun kemudahan dalam transaksi keuangan dengan salah satunya menggaet BNI untuk layanan Port Service Financing.

Baiquni mengatakan, Port Service Financing tergolong baru di sektor layanan perbankan Indonesia. Port Service Financing merupakan sekumpulan layanan lengkap yang diberikan kepada pengguna jasa kepelabuhanan. Mulai dari penyaluran kredit hingga kemudahan dalam pembayaran atas penggunaan jasa-jasa kepelabuhanan di Indonesia.

Port Service Financing merupakan skim pembiayaan kepada pengguna jasa kepelabuhanan di IPC yang diintegrasikan dengan sistem penerimaan jasa kepelabuhanan. "Port Service Financing yang kami siapkan ini memberikan banyak manfaat, antara lain bagi IPC akan ada ketepatan atau kepastian pembayaran oleh pengguna jasa pelabuhan. Adapun bagi para pengguna jasa kepelabuhan, layanan kami ini dapat memperlancar cash flow usaha," ujar Baiquni di Jakarta, Senin (4/9/2017).

Sebelumnya, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa IPC, BNI telah membangun kerja sama dengan IPC dalam bidang cash management bagi Pengguna Jasa Kepelabuhanan.

Cash Management Services (CMS) BNI didesain secara customized sesuai kebutuhan IPC dalam pengelolaan keuangan dan pembayaran secara terintegrasi sebagai solusi bisnis terpadu. Saat ini market share BNI dalam penerimaan jasa Kepelabuhan mencapai 30%-40%.

Untuk mendukung kelancaran Integrated Billing System, BNI telah mengimplementasikan sistem Host to Host Autocollection dan Billing Payment di IPC dengan channel antara lain Teller BNI, ATM/mini ATM BNI, dan Internet Banking BNI.

Dengan implementasi sistem Host to Host, diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam hal pelaporan, monitoring transaksi dan rekonsiliasi di IPC, serta memberi kemudahan pembayaran bagi pengguna jasa pelabuhan.

Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya mengatakan, IPC berharap kesepakatan bersama ini dapat memperteguh sinergi BUMN yang sudah ada dalam melaksanakan pekerjaan nyata sebagai agen ekonomi pembangunan. Sinergi ini diharapkan dapat menguatkan dan bertransformasi untuk peningkatan kinerja seluruh aspek dalam BUMN khususnya bidang industri maritim dan perbankan.

"Diharapkan dengan penandatanganan MoU ini, bukan hanya pengguna jasa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dapat merasakan kemudahan dan efektivitas pelayanan, tetapi juga seluruh lini masyarakat di Indonesia mendapatkan impak positif atas hadirnya program ini," ujar Elvyn.

Dukungan BNI terhadap IPC dalam membangun sistem terintegrasi ini adalah dengan memberikan infrastruktur dan sistem teknologi terdepan serta ditangani sumber daya manusia (SDM) yang berkompetensi global, sehingga upaya untuk mengintegrasikan seluruh Jasa Kepelabuhan di lingkungan IPC dapat dicapai lebih cepat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
Kasus Pelindo II, Kejagung...
Kasus Pelindo II, Kejagung Periksa Manajer PT Hutchison Ports Indonesia
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
30 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved