Gubernur BI: Kondisi Geopolitik Bisa Berpengaruh ke Indonesia

Rabu, 06 September 2017 - 08:01 WIB
Gubernur BI: Kondisi...
Gubernur BI: Kondisi Geopolitik Bisa Berpengaruh ke Indonesia
A A A
JAKARTA - Kondisi geopolitik di beberapa negara saat ini menjadi sorotan. Pasalnya, beberapa negara tengah berkonflik, baik dengan negara lain, maupun di dalam negaranya sendiri.

Kondisi ini dikhawatirkan bisa mengguncang ekonomi Indonesia dan secara tidak langsung menyita perhatian pemerintah Indonesia. Gubernur Bank Indonesia pun menanggapi persoalan tersebut. Beberapa diantaranya tentang serangan rudal Korea Utara dan masalah sosial di Myanmar.

Menurut Agus Martowardojo, kondisi geopolitik di Korea Utara saat ini sangat memprihatinkan dan menyita perhatian banyak negara maju, khususnya bagi mereka yang berhubungan langsung dengan serangan rudal Korut tersebut.

"Itu satu perkembangan geopolitik yang memprihatinkan. Kita lihat reaksi dari negara maju seperti Jepang," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Untuk dampak ke nilai tukar di Indonesia, dia menegaskan tidak banyak berpengaruh. Pihaknya bahkan masih melihat dampak daripada inflasi yang terjaga rendah dalam arti deflasi.

"Kita tetap harus perhatikan geopolitik perkembangan di Korea dan Timur Tengah. Ini sesuatu yang perlu jadi perhatian kita," katanya

Sedangkan untuk konflik sosial yang terjadi di Myanmar, dia hanya berharap Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang kemarin bertandang ke Myanmar, bisa diterima dengan baik dan menghentikan konflik.

"Myanmar itu luar biasa. Itu enggak langsung terkait dengan stabilitas sistem keuangan Indonesia. Tapi dari sisi kemanusiaan, kita prihatin dengan kondisi itu. Kita harap pesan yang disampaikan Indonesia melalui Menlu bisa diterima Myanmar," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Bank Dunia Nilai Pemulihan...
Bank Dunia Nilai Pemulihan Ekonomi Indonesia Lamban
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Tok! BI Rate Turun 25...
Tok! BI Rate Turun 25 BPS Jadi 5,50%
Deflasi Selama 4 Bulan,...
Deflasi Selama 4 Bulan, Ekonom Prediksi BI Rate Turun ke 6%
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
30 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved