BI Diminta Tak Wajibkan Bank Pungut Biaya Isi Ulang E-Money

Jum'at, 22 September 2017 - 13:26 WIB
BI Diminta Tak Wajibkan...
BI Diminta Tak Wajibkan Bank Pungut Biaya Isi Ulang E-Money
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Bank Indonesia (BI) tidak mewajibkan perbankan untuk memungut biaya isi ulang uang elektronik (top up e-money) kepada konsumen. Meski secara nominal kecil, namun tetap membebani masyarakat.

(Bank: BI Resmi Patok Biaya Top Up E-Money Maksimum Rp1.500 )

Ketua Umum YLKI Tulus Abadi mengungkapkan, secara filosofis pihaknya tetap tidak setuju terhadap aturan BI yang baru tersebut. Karena, itu tetap memberikan beban kepda konsumen.

"Secara filosofis YLKI tetap tidak setuju terhadap peraturan BI yang baru, karena tetap memberikan beban kepada konsumen," kata dia di kantor YLKI, Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Menurutnya, hal ini kontraproduktif dengan upaya pemerintah mendorong gerakan transaksi nontunai (cashless society). Seharusnya, konsumen yang menggunakan uang elektronik diberikan insentif tambahan ketimbang dibebankan biaya top up.

"Sekalipun angkanya kecil, tapi ini tetap besar kalau konsumen melakukan transaksi antar bank (off us) karen ada angka Rp1.500," imbuhnya.

Karena itu, Tulus menyarankan agar BI tidak mewajibkan bank untuk mengambil biaya dari konsumen. Apalagi, Himpunan Bank Negara (Himbara) telah setuju untuk tidak mengambil biaya tambahan dari konsumen.

"Karena itu, BI tidak usah memaksa. Biarkan kompetisi berjalan, bagi bank yang ingin menerapkan biaya silakan, bagi bank yang gratis silakan. Sehingga nanti biar konsumen yang menentukan memilih siapa," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MotionBanking Mengintegrasikan...
MotionBanking Mengintegrasikan Fitur e-Money dari MotionPay
Perkuat Inovasi Teknologi,...
Perkuat Inovasi Teknologi, BNC Bertekad Jadi Bank Digital Terdepan
Mandiri E-Money Kini...
Mandiri E-Money Kini Bisa Digunakan di Layanan Teman Bus
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Bank Mandiri Terbitkan...
Bank Mandiri Terbitkan Kartu E-Money Edisi Jak Lingko
GoPay Tetap Memimpin...
GoPay Tetap Memimpin Pasar E-Money Indonesia
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
2 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
3 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
3 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
3 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
4 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved