Pemerintah Ajak Swasta Jaga Stabilitas Pasokan Pangan

Sabtu, 30 September 2017 - 22:11 WIB
Pemerintah Ajak Swasta...
Pemerintah Ajak Swasta Jaga Stabilitas Pasokan Pangan
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengajak semua pihak untuk ambil bagian dalam menjaga kestabilan pasokan pangan sehingga gejolak harga dapat diredam, demi mewujudkan cita-cita menjadi lumbung pangan dunia. Pemerintah dinilai dapat menelurkan kebijakan yang mampu mendorong investasi pada bidan ini.

Akhirnya Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Spudnik Sujono mengatakan, swasta dapat menggarap untuk bersama-sama menjaga stabilitas pasokan dalam jangka panjang. Tak hanya itu, menurutnya, pihak swasta juga bisa kemudian untuk memfasilitasi sarana dan pendampingan teknis yang dibutuhkan petani.

Sementara pemerintah membangun infrastruktur penunjang. Misalnya, jaringan irigasi dan paket regulasi pendukung demi terwujudnya Indonesia sebagai produsen pangan yang handal. "Dengan begitu, cita-cita Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045 dapat lebih mudah tercapai dan kesejahteraan petani bawang merah dapat tercapai pula," terang Spudnik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta. Sabtu (30/9/2017).

Pemerintah sendiri mengakui bahwa pihaknya tidak mampu bekerja sendiri untuk menjaga pasokan dan sekaligus menyejahterakan petani secara berkesinambungan. Sambung dia berharap ada dukungan dari pihak lain, agar hal tersebut dapat terwujud sekaligus memperbaiki perekonomian nasional.

Lebih lanjut Ia mencontohkan, misalnya, kala petani mengeluhkan soal rendahnya harga jual, diharapkan ada dukungan dan sinergisitas, seperti dari perbankan, BUMN, Kementerian Perdagangan, Kementan, TPID, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perindustrian, serta pelaku usaha lainnya dalam penanganannya.

"Saya berkeyakinan, semua pihak memiliki peran penting masing-masing yang dapat saling bersinergi untuk bersama-sama menyejahterakan petani bawang merah," ungkap dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
33 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved