Jokowi Diminta Segera Resmikan Operasional Semen Rembang

Minggu, 01 Oktober 2017 - 13:16 WIB
Jokowi Diminta Segera...
Jokowi Diminta Segera Resmikan Operasional Semen Rembang
A A A
JAKARTA - Warga yang tinggal di sekitar pabrik milik PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera meresmikan operasional industri BUMN tersebut.

Warga di sekitar pabrik Semen Rembang sekaligus meminta agar polemik keberadaan Semen Rembang dapat dihentikan, sehingga operasional industri dan masyarakat tidak menjadi dampak akibatnya.

Sesepuh warga desa sekitar Semen Rembang, Akhmad Akhid pada acara silaturahmi antara pegawai pabrik semen dengan perkumpulan warga pendukung Semen Rembang, kemarin, menyampaikan kepada pemerintah, khususnya Jokowi agar jangan ragu untuk segera meresmikan aktivitas pabrik.

Menurutnya, dengan diresmikannya Semen Rembang membuat polemik industri BUMN tersebut dapat segera berakhir dan warga dapat merasakan manfaat baiknya.

"Sebenarnya warga seputar pabrik semen optimis dengan potensi kemajuan Rembang sebab kehadiran industri Semen Rembang," ujar seorang penduduk Desa Timbrangan, Eko Indriyanto pada acara yang sama.

Dia menyebutkan, akibat ulah beberapa organisasi massa dari luar Rembang yang diperkirakan memiliki ambisi tertentu, berakibat lambatnya keinginan warga sekitar pabrik semen untuk hidup lebih sejahtera.

"Yang menolak Semen Rembang hanya beberapa orang saja. Itu karena ulah provokasi segelintir elit LSM dari luar Rembang yang diduga punya kepentingan tidak pro kesejahteraan warga di sini," tuturnya.

Sementara, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Hary Sampurno telah mengatakan bahwa Semen Rembang tetap akan beroperasi dan berproduksi secara normal. Semen Rembang telah memiliki izin lingkungan SK Gubernur Jawa Tengah Nomor 60.1/6 Tahun 2017.

Izin lingkungan tersebut merupakan kepatuhan terhadap putusan PK MA Nomor 99 PK/TUN/2016 yang memerintahkan dicabutnya SK Gubernur Jawa Tengah tahun 2012 kemudian memperbaiki amdal. "Dua hal itu telah dilakukan dan terakomodasi di izin lingkungan SK Gubernur Jawa Tengah tahun 2017," ucap Fajar.

Hingga kini diketahui Semen Rembang masih belum melakukan kegiatan operasi dan produksi, sebab menunggu hasil kajian tahap kedua tim KLHS Kendeng. Tim KLHS Kendeng kembali melakukan penelitian guna memvalidasi kelayakan lahan penambangan bahan baku semen di Watuputih.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
7 menit yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
21 menit yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
21 menit yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
31 menit yang lalu
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
45 menit yang lalu
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Prof Soenardi...
Profil Prof Soenardi Prawirohatmodjo, Namanya Ada di Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved