Pusat Perdagangan Glodok Tak Lekang Ditelan Zaman

Selasa, 03 Oktober 2017 - 17:19 WIB
Pusat Perdagangan Glodok...
Pusat Perdagangan Glodok Tak Lekang Ditelan Zaman
A A A
JAKARTA - Kawasan perdagangan elektronik Glodok, Jakarta, tak pernah lekang ditelan zaman. Di tengah hiruk-pikuk toko modern dan toko online (e-commerce), kawasan ini masih berdegup sebagai jantung perdagangan berbagai jenis barang elektronik, hardware, peralatan (tools) rumah tangga, kantor, proyek dan sebagainya.

Glodok sendiri memiliki sejumlah kawasan pertokoan, di antaranya Pasar Glodok, Glodok Plaza, Arion Plaza, LTC Glodok, Glodok Jaya dan beberapa kawasan lain.

Salah satu area yang menjadi ikon di kawasan tersebut adalah Glodok Makmur. Wilayah ini merupakan pusat peralatan service elektronik, penjualan alat komunikasi, CCTV, GPS dan sebagainya.

Dari penelusuran jurnalis, kawasan tersebut masih ramai oleh hiruk-pikuk pengunjung. Masyarakat antusias mengunjungi kawasan ini untuk mendapatkan barang murah dan berkualitas.

Salah satunya terlihat di toko Dinda Communication, Glodok Makmur. Meski posisinya berada di lantai 3 dan kecil, banyak pelanggan yang berdatangan ke toko ini.

"Pelanggan kami dari berbagai daerah mulai Aceh sampai Papua. Mereka rata-rata belanja di sini ada untuk kebutuhan pribadi, kantor, perusahaan dan sebagainya," ujar Juhari, pemilik toko Dinda Communication, Selasa (3/10/2017).

Dia menyebutkan, walau banyak toko online pelanggannya lebih percaya membeli langsung ke toko agar dapat mencoba dan melihat langsung kualitas barang.

Hartanto, pemilik toko Subur Elektronik di Glodok Makmur menuturkan, konsumen yang belanja ke kiosnya rata-rata adalah pelanggan lama. Meski penjualan tidak sebagus sebelumnya namun masih ada.

"Saya baru 3 tahun pindahan dari Harco lama. Produk yang kami jual harganya mulai dari Rp400 ribu hingga Rp5 juta. Di sini konsumen mendapat banyak pilihan mulai dari merek China hingga produk berkualitas tinggi. Tergantung kebutuhan dan permintaan konsumen," paparnya.

Hartanto menuturkan, rata-rata penjualan produk di kiosnya sebanyak 10-20 unit per hari. "Bila dibandingkan pada saat berjualan di Harco lama dengan di sini jauh berbeda. Penurunan penjualan ada sekitar 50%," bebernya.

Pusat Perdagangan Glodok Tak Lekang Ditelan Zaman

Kini, harapan muncul dengan dibangunnya kawasan pusat perdagangan Harco Glodok yang baru dibangun Agung Podomoro Land (APL). "Saya sudah membeli 2 unit kios di kawasan tersebut. Tinggal tunggu pembukaannya. Tidak pakai DP, kami mencicilnya Rp13 juta per bulan selama 5 tahun. Dengan fasilitas lebih baik, harapan kami penjualan di sana lebih baik," ujarnya.

Hartanto menyebutkan banyak pedagangan di kawasan Glodok Makmur yang merupakan eks pedagang Harco lama. Mereka rata-rata memilih kembali ke Harco Glodok karena kawasan tersebut sudah lama dikenal masyarakat dan pelanggan.

Menanggapi hal itu, Manager Advertising & Promotion Agung Podomoro Land (APL), Hendry Trie Asmono mengatakan, pedagangan Harco lama merupakan prioritas dalam kepemilikan toko di Harco Glodok.

"Ada sekitar 500 pedagang Harco lama yang kembali membeli unit di Harco Glodok. Di sana kami memiliki 2.000 unit kios. Para pedagang dari sentra lainnya juga banyak yang bergabung ke Harco Glodok karena kawasan ini sudah dikenal masyarakat sejak lama," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Subsidi PPN...
Manfaatkan Subsidi PPN DTP 50%, Podomoro City Deli Medan Tawarkan Kondominium dan Apartemen Premium
Kolaborasi dengan Famika,...
Kolaborasi dengan Famika, Bukit Podomoro Jakarta Jamin Kemudahan Akses Internet
Stimulus Daya Beli Masyarakat,...
Stimulus Daya Beli Masyarakat, Bukit Podomoro Jakarta Inisiasi Semarak Pesta KPR 2022
Hadirkan Apartemen Premium...
Hadirkan Apartemen Premium Terintegrasi, Podomoro City Deli Medan Tingkatkan Produktivitas Penghuni
Bukit Podomoro Jakarta...
Bukit Podomoro Jakarta Resmikan Show Unit Berspesifikasi Tinggi dan Berkualitas
Pimpin Pengembangan...
Pimpin Pengembangan Wilayah Sunrise Baru di Selatan Jakarta, Ini yang Dilakukan Agung Podomoro
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
30 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
2 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
3 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
3 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved