Seruan Bank Dunia untuk Negara Berkembang

Rabu, 04 Oktober 2017 - 16:31 WIB
Seruan Bank Dunia untuk...
Seruan Bank Dunia untuk Negara Berkembang
A A A
JAKARTA - World Bank (Bank Dunia) menyerukan kepada negara-negara Asia Timur dan Pasifik untuk mengambil kebijakan ekonomi secara menyeluruh, demi menjaga ketahanan terhadap risiko. Sebelumnya bank dunia memproyeksi ekonomi di Asia Timur dan Pasifik bakal tumbuh pesat mencapai 6,4%.

Kepala Ekonom Bank Dunia untuk wilayah Asia Timur dan Pasifik, Sudhir Shetty mengutarakan, agar mengambil langkah kebijakan yang tujuannya bukan pertumbuhan jangka pendek untuk mengatasi kerentanan fiskal dan sektor finansial.

"Langkah-langkah tersebut mencakup memperkuat pengawasan dan peraturan kehati-hatian di negara-negara yang mengalami pertumbuhan pesat dalam kredit dan utang sektor swasta. Mereformasi kebijakan dan administrasi pajak untuk membantu meningkatkan pengumpulan pendapatan dan siap untuk memperketat kebijakan moneter jika didukung oleh laju kenaikan suku bunga di negara maju," ujarnya saat teleconference di World Bank Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Bahkan, lanjut dia prioritas reformasi struktural berbeda-beda antar negara. Reformasi berkelanjutan sektor badan usaha milik negara di China dan Vietnam bisa memperbaiki prospek pertumbuhan. Filipina, Thailand, Laos dan Kamboja akan memperoleh manfaat dari berlanjutnya perbaikan sistem pengelolaan investasi publik untuk mendukung perluasan program infrastruktur publik. "Di Indonesia, liberalisasi regulasi investasi luar negeri tetap penting," ujar dia.

Dalam laporan World Bank, juga menyoroti potensi pengembangan pariwisata dan integrasi regional yang lebih dalam untuk mengimbangi risiko proteksionisme. Pertumbuhan pariwisata, menurutnya jika dikelola dengan baik, berpotensi menghasilkan banyak manfaat bagi kawasan ini, termasuk bagi negara-negara Kepulauan Pasifik.

"Masyarakat Ekonomi ASEAN menawarkan satu jalan unluk semakin memperkuat integrasi regional, termasuk dengan mendorong liberalisasi perdagangan jasa serta mengurangi hambatan non-tarif," paparnya.

Meskipun berhasil mengurangi kemiskinan, sambung Sudhir Shetty, ketimpangan yang tinggi dan terus meningkat semakin mengkhawatirkan, seperti halnya mobilitas yang menurun dan bertambahnya karesahan ekonomi.

"Makanya, untuk pertumbuhan inklusif yang berkelanjutan, langkah-langkah untuk mengurangi kemiskinan ekstrem harus disertai dengan kebijakan yang memperluas akses terhadap layanan bermutu dan pekerjaan yang lebih produktif, juga sistem perlindungan sosial lebih kuat yang mangurangi konsekuensi guncangan yang merugikan," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Purbaya Sebut Bank Dunia...
Purbaya Sebut Bank Dunia Lakukan Dosa Besar dan Salah Hitung
Bank Dunia Setuju Gelontorkan...
Bank Dunia Setuju Gelontorkan Rp8,6 Triliun untuk Bantu Sri Lanka
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Bikin Iri, Ekonomi China...
Bikin Iri, Ekonomi China Diperkirakan Meroket 7,9 Persen
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
30 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved